SuaraSulsel.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Makassar mengeluh. Karena gaji dan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) belum dibayarkan.
Akibat keterlambatan gaji dan tunjangan tersebut, IS (43 tahun) mengaku harus menunggak cicilan di perusahaan pembiayaan.
Dia mengatakan, seharusnya ASN di Makassar menerima gaji dan TPP awal Januari 2021, namun hingga saat ini harapan itu pupus. Karena sampai sekarang belum terima.
"Semua PNS ini sekarang lagi menunggu dan merasakan hal yang sama," kata IS, Jumat, 15 Januari 2021 kepada terkini.id -- jaringan suara.com
IS mengatakan dirinya mendapat informasi dari rekannya bahwa tidak lama lagi gaji dan TPP bakal segera dicairkan. Saat ini dirinya hanya diminta untuk terus bersabar.
"Saya dapat info dari teman di tempat lain kita disuruh bersabar dulu. Insyaallah dalam waktu dekat sudah dicairkan, gaji Januari 2020 dan TPP untuk Desember 2020," katanya.
Ia merasa heran, semenjak diberlakukannya TPP di Makassar baru kali mengalami keterlambatan padahal sebelumnya selalu tepat waktu.
Menanggapi itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar membenarkan hal tersebut. Menurutnya, TPP ASN untuk bulan Desember mengalami penundaan.
Ansar mengatakan gaji pegawai tertunda secara nasional, bukan hanya di Kota Makassar dan Provinsi saja.
Baca Juga: Tim DVI Identifikasi Satu Korban Sriwijaya Air Warga Makassar
Menurutnya, keterlambatan disebabkan pemerintah kota baru menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).
"Jadi semua yang pakai SIPD terganggu, tetapi insya Allah dalam waktu dekat bisa selesai. Sistem ini dari pusat bukan dari kita (Pemkot Makassar)," imbuhnya.
Ansar juga memastikan TPP untuk PNS akan dirafel di bulan berikutnya yakni pada Feburari 2021 mendatang, "Paling cepat 1 Februari, akan dirafel untuk Desember dan Januari," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik
-
Pembangunan Pelabuhan di Kecamatan Tonra Bone Disetujui Pelindo
-
Ribut Main Game Online, Pelajar di Makassar Tewas Ditikam
-
Pemkot Makassar Tertibkan 167 Lapak PKL di Biringkanaya
-
Ekspansi Global BRI Holding UMi Dimulai, Pegadaian Raih Pendanaan Jepang