SuaraSulsel.id - Ricko Mahulette, salah satu korban Sriwijaya Air asal Makassar berhasil teridentifikasi. Jasad Ricko teridentifikasi lewat sampel DNA.
"Pertama atas nama Ricko dan Pipit Piyono. Diidentifikasi lewat pencocokan DNA. Sementara yang lainnya sidik jari," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono.
Selain Ricko, Tim DVI juga telah mengidentifikasi 11 korban SJ-182 lainnya. Dengan demikian, sudah ada 12 korban yang sudah diidentifikasi.
DVI Polri masih terus melakukan identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak. Saat ini sudah ada 139 kantong jenazah dan 46 kantong properti yang diterima.
Hingga hari ke enam, 134 sampel DNA dari 59 korban juga sudah berhasil dikumpulkan.
Ibu Ricko, Magdalena, yang dikonfirmasi juga membenarkan kabar tersebut. "Iya, sudah ada kabar (teridentifikasi)," kata Magdalena kepada SuaraSulsel.id, Jumat (15/1/2021).
Soal penyerahan jasad, kata Magdalena belum ada informasi lanjutan dari Rumah Sakit Polri. Pihak keluarga juga masih menunggu.
Ricko adalah salah satu korban Sriwijaya Air yang hilang kontak pada Sabtu pukul 14.40 WIB di Kepulauan Seribu setelah lepas landas 4 menit dari Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang.
Pesawat itu mengangkut 62 orang yang terdiri dari 6 kru, 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi.
Baca Juga: Gempa Guncang Majene Terasa Sampai Toraja dan Makassar, Ini Penyebabnya
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Beban Infrastruktur Membengkak, Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja