SuaraSulsel.id - Supianto dan Rusni, pasangan suami istri asal Pinrang, Sulawesi Selatan. Menjadi korban pesawat Sriwijaya Air, sedang berjuang membangun rumah tangga. Perjalanan cinta mereka pun tidak gampang.
Penelusuran KabarMakassar.com -- jaringan suara.com, Supianto adalah duda asal Pontianak, Kalimantan Barat.
Kemudian menikahi Rusni seorang janda yang memiliki dua orang anak. Rusni warga Menro, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
Pernikahan mereka pada Desember 2017. Menghasilkan satu orang anak bernama Abida Daniya yang usianya sekitar dua tahun. Abida juga ikut menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Awal perkenalan Supianto dengan Rusni diketahui melalui media sosial Facebook.
Rusni sebelumnya bekerja sebagai TKW di Arab Saudi. Sedangkan Supianto sebagai TKI di Sarawak, Malaysia.
Mereka menjalin kisah asmara jarak jauh melalui media sosial. Hingga memutuskan untuk menikah di kampung halaman Rusni pada tahun 2017.
Salah seorang kakak Rusni, Mustafa (48 tahun) mengatakan, Supianto merupakan seorang mualaf berdarah Tiongkok asal Pontianak.
Kata Mustafa, hubungan cinta antara Rusni dan Supianto sudah terjalin cukup lama. Sehingga mereka mengikat janji untuk menikah kemudian menetap di Pinrang.
Baca Juga: Satu Keluarga dari Pinrang Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air
“Setelah menikah suami Rusni sempat tinggal di sini satu tahun. Kemudian memutuskan untuk kembali ke Pontianak bekerja. Makanya datanya Supianto tidak ada di sini, setelah menikah dia pergi lagi,” kata Mustafa kepada KabarMakassar.com saat ditemui dirumah korban, Senin (11/1/2021).
Mustafa menambahkan setelah beberapa tahun bekerja, Supianto memutuskan untuk menjemput istri dan anaknya Abida Daniya di Pinrang.
Rencananya Supianto mengajak keluarga kecilnya ke Pontianak adalah untuk memperkenalkan istri dan anaknya kepada keluarganya di sana untuk pertama kalinya.
Karena sejak menikah mereka belum pernah bertemu secara langsung dengan keluarga Supianto.
“Supianto datang menjemput anak dan istrinya untuk pertama kalinya diperkenalkan secara langsung ke keluarganya di Pontianak. Namun, naas Tuhan berkehendak lain,” ungkap Mustafa.
Sekedar diketahui Rusni, perempuan kelahiran Mattagie, 31 Desember 1976 itu, sudah tiga kali berumah tangga. Dari perkawinan pertama, Rusni memiliki anak seorang laki-laki bernama Asriadi (26), sedangkan dari perkawinan kedua ia mamiliki seorang anak perempuan bernama Sri Wahyuni (18).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8