Selain itu, pemain musik khususnya alat tiup juga lebih sedikit mendengkur dibandingkan masyarakat umum. Penemuan ini telah mendorong beberapa ahli untuk menyarankan, menyanyi dan memainkan alat musik tiup membantu orang dengan apnea tidur obstruktif (OSA).
5. Meningkatkan fungsi paru-paru
Dalam bernyanyi dibutuhkan teknik pernapasan yang baik. Selain itu, bernyanyi juga melatih teknik pernapasan sehingga udara yang masuk ke dalam paru-paru lebih teratur. Penelitian telah menunjukkan, teknik pernapasan yang digunakan dengan bernyanyi dapat memberikan manfaat bagi orang-orang dengan kondisi berikut:
- Gangguan paru obstruktif kronik (PPOK)
- Asma
- Fibrosis kistik
- Kanker
- Sklerosis ganda
- Quadriplegia
Bernyanyi memang tidak mengobati penyakit tersebut. Namun, dengan bernyanyi membuat otot pernapasan menjadi kuat. Bernyanyi juga meningkatkan jumlah oksigen dalam darah. Selain itu juga dapat meningkatan suasana hati dan rasa hubungan sosial yang lebih besar.
6. Membangun koneksi satu sama lain
Bernyanyi bersama orang lain akan membentuk koneksi dengan orang tersebut. Hal ini karena saat bernyanyi bersama dapat memberikan rasa keterikatan satu sama lainnya.
Baca Juga: Elly Kasim: Bintang Suara Kesempatan Emas Anak-anak Muda
Dalam sebuah studi pada 2014 yang melibatkan 11.258 anak sekolah, peneliti menemukan, anak-anak dalam program keterlibatan menyanyi dan musik mengembangkan rasa kebersamaan dan inklusi sosial yang kuat.
Selain itu, sebuah studi tahun 2016 yang melibatkan 375 partisipan dewasa, para peneliti menemukan, orang-orang yang bernyanyi bersama dalam sebuah kelompok melaporkan perasaan sejahtera dan hubungan yang bermakna lebih tinggi daripada orang-orang yang bernyanyi sendirian.
7. Meningkatkan daya ingat
Sering kita ketahui seseorang akan lebih mudah menghafal lirik lagu dibandingkan pelajaran. Hal ini menunjukkan mengingat lirik lagu lebih mudah dibandingkan hal lainnya. Namun, walaupun sekadar lirik lagu, kemampuan mengingat ini akan berkembang dengan ingatan lainnya.
Peneliti mengungkapkan, menyanyikan lagu yang dipelajari pada usia yang lebih muda menyebabkan kembalinya detail ingatan otobiografi secara spontan bagi banyak orang.
8. Membantu melawan rasa sedih
Bernyanyi dipercaya membantu menyembuhkan luka secara emosional. Studi tahun 2019 yang dilakukan di antara orang-orang yang mengalami kesedihan, para peneliti menemukan, mereka yang bernyanyi dalam paduan suara, gejala depresi tidak bertambah buruk dari waktu ke waktu dan perasaan sejahtera mereka tetap stabil.
Baca Juga: Elly Kasim Senang Bintang Suara Pelopor Ajang Pencarian Bakat Online
Selain itu, bernyanyi dipercaya meningkatkan perasaan senang kepada orang tersebut. Oleh karena itu, bernyanyi saat merasa sedih akan membuat perasaan menjadi lebih baik.
Berita Terkait
-
Dituduh Hina-Hina Agnez Mo, Dewi Perssik Bela Diri: Kalau Busuk Jatuh Sendiri
-
Jelang Purnatugas, Sri Mulyani dan Basuki Nyanyikan Lagu "Menghitung Hari"
-
Nagita Slavina Nyanyi dan Joget di Tengah Jalan London Sampai Pakai Speaker, Netizen: Bener yang Dibilang Sarah Sechan
-
Posan Tobing Hingga Novita Dewi Gelar Kompetisi Batak Bernyanyi, Siapkan Wadah Buat Penyanyi Daerah
-
Cover Lagu Judika, Asila Maisa Kena Hujat: Dia Berasa Diva Internasional
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting
-
Alarm Pagi Bikin Stres? Ini 9 Trik Jitu Kembali Produktif Setelah Liburan
-
BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Luwu Timur
-
Terungkap! Penyebab Karyawan Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Makassar