SuaraSulsel.id - Kabar duka datang dari komunitas Bissu Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wa Matang (80 tahun) salah satu Anggota Komunitas Bissu Segeri di Kabupaten Pangkep meninggal dunia, Rabu, 6 Januari 2021.
Budayawan Sulsel Halilintar Lathief menulis ucapan turut berdukacita di akun facebooknya.
"Innalillahwainalilahirajium
Selamat jalan Bissu Uwak Matang, semoga diampuni semua dosa2nya dan diberi tempat yang layak disisi Tuhannya.
Dikebumikan besok pagi Kamis 7 Januari 2021 di Kampung Kanaungan Pangkep.
Terima kasih kepada semua sahabat yg telah membantu upaya pengotannya selama ini.
Selamat jalan maestro. penjaga budaya dari komunitas Bissu," tulis @Halilitan Lathie I.
Mengutip dari terkini.id -- jaringan suara,com, selain budayawan Sulsel, Ketua Badik Celebes juga memberikan ucapa duka atas meninggalnya Wa Matang.
"Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun
Rewe'ni ri Pammasena Dewata SeuawaE. Bissu Matang.
Makkappi maliweng malinrunguno ko majeng, mutangangi lebbana paliurung tellu sakke
Oooh Rue ..mu sanre tajang palanroE
Tenna nu kapini walerang
Selamat Jalan Bissu Matang
Bernyanyi dan bersenandunglah di samping penciptamu.
Sere' bissu mu takkan kami lupa," tulis Ketua Umum Badik Celebes Djajang Andi Abbas.
Syamrurijal salah seorang peneliti di Balai Litbang Agama Makassar juga ikut mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Bissu Wa Matang.
"Salah satu Bissu yang bernama Uwa Mattang berpulang ke Sang Pencipta. Semoga damai di sisi Tuhan. Terima kasih kepada para donatur yg ikut membantu proses pengobatannya," tulis @Syamsurijal Adhan.
Sebelumnya, lembaga sosial I Am Centre di Kabupaten Pangkep sempat memfasilitasi untuk pengobatan Wa Matang di rumah sakit, hal tersebut terlihat dari unggahan Adnan Muis.
Baca Juga: Unik! Disaksikan Keluarga, Momen Pasangan Pengantin Bersentuhan di Kamar
"Catatan akhir tahun 2020
Di penghujung tahun saya mendapatkan kabar bahwa salah satu penjaga budaya yaitu Bissu Matang yang selama ini telah menjaga tradisi dan budaya terbaring sakit. Saya teringat dengan kejadian 10 tahun yang lalu, saat itu salah satu Bissu yang ikut dalam pagelaran pertunjukan kolosal sebuah cerita tentang kehidupan terbaring sakit. Adalah sang Budayawan Sulsel Asdar Muis RMS saat itu "memaksa" sang penjaga tradisi agar bersedia di bawa ke rumah sakit untuk berobat," tulis @Adnan Muis.
"Kegelisahan tersebut kembali muncul di saat salah satu penjaga tradisi terbaring sakit. Ada keinginan dibenak saya untuk ikut bersama-bersama dengan para relawan untuk mendampingi 'Sang Penjaga Budaya' memeriksakan kesehatannya.
Tradisi dan budaya adalah warisan yang perlu kita jaga. Namun di kekinian tidak semua orang bisa menjaga tradisi dan budaya agar tetap bisa hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Olehnya patutlah kita berikan apresiasi yang besar terhadap orang-orang yang walaupun dengan keterbatasan tetap setia menjaga tradisi dan budaya agar tetap hidup dan berkembang.
Sehatki selalu Bissu Matang," tulis @Adnan Muis, 1 Januari 2021.
Pihak Rumah Sakit Batara Siang Pangkep, menyebutkan jika Wa Matang sempat dirawat di rumah sakit, almarhum didiagnosa menderita penyakit ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sapi Kurban Presiden Prabowo 923 Kilogram Disembelih di Makassar
-
Pemprov Sulbar Berikan Modal Usaha Rp5 Juta Untuk 200 Keluarga
-
Serang Warga Pakai Anak Panah, 10 Anggota Geng Motor di Maros Diringkus Polisi
-
Sosok Rifaldy Fajar, Putra Bulukumba Disebut dalam Skandal Riset AI di Kopenhagen
-
Makassar Banjir Hewan Kurban: 7.261 Sapi Disembelih