Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Minggu, 03 Januari 2021 | 20:36 WIB
Roy Suryo ( Instagram )

Drone Kapal Selam Mata-mata China Ditemukan di Laut Indonesia

Seorang nelayan di Pulau Selayar Sulawesi Selatan menemukan drone kapal selam yang diduga milik China.

Kapal tanpa awak itu berada di perairan yang dianggap strategis untuk Australia. 

Menyadur ABC News Jumat (01/01), kendaraan bawah air tak berawak atau UUV itu ditemukan pada 20 Desember, tetapi baru dilaporkan enam hari kemudian.

Baca Juga: Roy Suryo Sejak Awal Yakin Gisel Bintang Video Syur: Bukan Cocoklogi

kendaraan bawah air tak berawak atau UUV yang diunggah Roy Suryo [jepretan twitter]

Drone itu memiliki panjang 225 sentimeter, dengan lebar sayap 50 Cm dan antena trailing sepanjang 93 cm.

Menurut pakar keamanan, drone pengintai atau mata-mata tak bertenaga ini berteknologi tinggi, dan dikenal sebagai pesawat layang dan mengandalkan propulsi daya apung variabel.

Malcolm Davis dari Australian Strategic Policy Institute mengatakan penemuan ini harus diperhatikan karena UUV ditemukan di rute maritim penting yang menghubungkan Laut Cina Selatan ke Darwin.

"Itu memang mengirimkan sinyal bahwa angkatan laut China sedang bersiap untuk mengerahkan kapal selam lebih dekat ke pendekatan maritim kami di utara Darwin."

"Kami harus siap menghadapi aktivitas kapal selam yang jauh lebih dekat ke pantai utara Australia," lanjut Davis.

Baca Juga: Gisel Tersangka Video Syur, Roy Suryo: Biasanya yang Merekam Cowoknya

Ia mengatakan, China memang perlu memahami oseanografi dan sifat batimetri di wilayah itu sehingga masuk akal jika UUV ditempatkan di sana.

Load More