SuaraSulsel.id - Afrika Selatan kembali menerapkan kebijakan menutup semua bar yang menjual minuman keras. Alkohol juga dilarang dipasarkan.
Kebijakan ini ditempuh Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, sebagai langkah pembatasan baru. Untuk membantu negara itu memerangi kebangkitan virus corona, termasuk varian baru.
Dalam pidato yang disiarkan secara nasional pada Senin (28/12) malam, Ramaphosa juga mengumumkan perpanjangan jam malam. Mengharuskan semua penduduk berada di rumah mulai pukul 21.00 sampai pukul 06.00.
Presiden mengatakan, memakai masker adalah wajib bagi siapa saja. Warga yang kedapatan tidak memakai masker di tempat umum, akan dikenakan denda atau tuntutan pidana yang bisa dihukum dengan kemungkinan hukuman penjara.
Ramaphosa mengatakan, peningkatan pembatasan itu diperlukan karena lonjakan penularan Covid-19 telah mendorong kasus virus itu di Afrika Selatan total di atas satu juta.
Ramaphosa mengumumkan langkah-langkah baru itu setelah rapat kabinet dan pertemuan darurat Dewan Komando Nasional Virus Corona.
Negara itu melampaui angka satu juta pada Minggu (27/12) malam ketika melaporkan 1.004.413 kasus kumulatif Covid-19, termasuk 26.735 kematian.
Afrika Selatan sedang memerangi varian Covid-19 yang lebih menular dan menjadi dominan di banyak bagian negara itu. (VOA)
Baca Juga: Pakar Epidemiologi Ini Dukung Kebijakan Jam Malam di Kota Makassar
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan