Diikuti Jawa Barat urutan kedua harian dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 925 kasus dan kumulatifnya urutan ketiga mencapai 75.589 kasus.
Jawa Tengah urutan ketiga harian menambahkan 895 kasus dan kumulatifnya di urutan keempat nasional dengan 73.423 kasus. Jawa Timur urutan selanjutnya menambahkan sebanyak 706 kasus dan kumulatifnya masih urutan kedua sebanyak 76.817 kasus.
Sulawesi Selatan hari ini urutan kelima menambahkan 539 kasus dan kumulatifnya mencapai 26.861 kasus.
Disamping itu, untuk kasus pasien meninggal harian juga masih bertambah sebanyak 172 kasus dan kumulatifnya menjadi 20.257 kasus atau 3,0 persen dari pasien terkonfirmasi.
Baca Juga: Cegah Covid-19, Warga Sulsel Dilarang Rayakan Tahun Baru di Makassar
Dari rincian per provinsi, urutan pertama harian berada di Jawa Timur menempati urutan kedua harian dengan menambahkan pasien meninggal sebanyak 49 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi menembus 5.303 kasus.
Urutan kedua harian di Jawa Tengah dengan menambahkan 45 kasus dan kumulatifnya masih urutan ketiga, mencapai 2.972 kasus. DKI Jakarta urutan ketiga harian menambahkan 14 pasien meninggal dan kumulatifnya juga masih urutan kedua bertambah menjadi 3.101 kasus.
Sumatera Barat hari ini menempati urutan keempat harian menambahkan 10 kasus dan kumulatifnya 482 kasus. Dan urutan kelima berada di DI Yogyakarta menambahkan 9 pasien meninggal dan kumulatifnya 206 kasus.
Sementara Jawa Barat yang jumlah kumulatifnya masih berada di urutan keempat, hari ini bertambah menjadi 1.102 kasus termasuk tambahan 3 pasien meninggal hari ini.
Selain itu, laporan data hasil uji pada 510 laboratorium jejaring per 22 Desember 2020, jumlah spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 49.806 spesimen dan kumulatifnya 6.873.836 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 30.768 orang dan kumulatifnya 4.592.232 orang.
Baca Juga: Dua Kadernya Terlibat Kasus Video Porno, Ini Respon PDIP Sulsel
Sementara jumlah negatif COVID-19 dari hasil periksa, per hari ini sebanyak 24.421 orang dan kumulatifnya 3.914.107 orang. Selain itu per hari ini jumlah suspek tercatat ada 69.343 kasus. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.
Berita Terkait
-
Pasar Saham Indonesia Terjun Hebat, Lebih Parah dari IHSG Era Pandemi COVID-19?
-
Adu Kekayaan AKBP Arisandi vs AKBP Rise Sandiyantanti, Suami-Istri Sama-sama Jabat Kapolres!
-
Trump Sempat Telepon Presiden China Soal Asal-Usul COVID, Ini Kata Mantan Kepala CDC!
-
Survei: Milenial Rela Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Rumah Modern Minimalis
-
Trump Tarik AS dari WHO! Salahkan Penanganan COVID-19
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting