SuaraSulsel.id - Beredar informasi di media sosial, Kabupaten Gowa akan melakukan penutupan wilayah atau lockdown mulai 19 Desember hingga 27 Desember 2020.
Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni menegaskan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Ia mengaku, saat ini memang terjadi peningkatan kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Selatan. Termasuk di Kabupaten Gowa.
Namun warga diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin menggunakan masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan tidak berkerumun.
"Untuk lockdown tidak ada. Pak Bupati dan Wakil Bupati hanya mengingatkan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan Prokes. Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19," tegasnya.
Kalau pun lockdown diberlakukan, kata Arifuddin, Pemerintah Kabupaten Gowa akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Agar diketahui oleh masyarakat sebelum hal itu dilakukan.
"Dari dulu ketika Pemkab Gowa akan mengambil langkah yang melibatkan seluruh masyarakat pasti Pak Bupati melakukan sosialisasi dulu, tidak dengan cara seperti beredarnya pesan di grup-grup media sosial," jelasnya.
Arifuddin mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya wajib menggunakan masker.
Pemkab Gowa telah memiliki Perda Wajib Masker. Berisi sanksi sosial hingga adminstrasi jika ditemukan pelanggaran.
Baca Juga: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi, Polri Diberi Kewenangan Ambil Tindakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi
-
Geng Motor Makin Brutal, Polisi Makassar Diserang Busur hingga Patah Tangan
-
Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara
-
BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026
-
Dibekingi Siapa? 3 Ton Sianida Asal Filipina Masuk Gorontalo