SuaraSulsel.id - Mulai hari ini, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyediakan layanan Rapid Test Antigen di area keberangkatan.
Biaya yang perlu disiapkan untuk tes tersebut senilai Rp 175.000 dan hasil tes dapat diambil dalam waktu sekitar 30-45 menit.
Lamanya waktu pengambilan hasil tes disesuaikan dengan jumlah antrian yang ada. Maka dari itu, dihimbau untuk seluruh calon penumpang yang akan menggunakan layanan Rapid Test Antigen untuk datang 3-4 jam lebih awal. Sebelum waktu keberangkatan.
Layanan Rapid Test Antigen tersedia dari pukul 08.00-18.00 Wita.
“Layanan Rapid Test Antigen ini telah dimulai hari ini pukul 08.00 Wita dan terhitung sudah ada 13 penumpang yang melakukan tes ini. Bandara tetap melayani Rapid Test Antibodi yang sudah dilaksanakan sejak Juli 2020 lalu,” ujar Wahyudi, General Manager Angkasa Pura I (PERSERO) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Untuk mendukung penerbangan sehat pada masa liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, PT Angkasa Pura I (Persero) menyediakan layanan tes PCR dan rapid test antigen.
Layanan ini akan dibuka di beberapa bandara yang dikelola Angkasa Pura I mulai 18 Desember 2020.
Angkasa Pura I berupaya untuk mendukung penerapan penerbangan sehat dan protokol kesehatan yang ketat pada masa libur akhir tahun.
Dengan menyediakan layanan PCR test dan rapid test antigen di beberapa bandara. Dimana rapid test antigen menjadi syarat untuk melakukan penerjalanan udara ke berbagai tempat.
Baca Juga: Pevita Pearce Positif Covid-19, Rekan Doakan Kesembuhan
"Layanan ini diharapkan dapat mempermudah dan mendukung calon penumpang pesawat udara untuk menerapkan penerbangan yang sehat dan aman," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.
Layanan rapid test antigen juga terdapat di 7 bandara :
1. Bandara I Gusti Ngurah Bali dengan biaya sebesar Rp170.000,- dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam. Layanan rapid test antigen di bandara ini buka sejak pukul 07.00 - 22.00 WITA.
2. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan biaya sebesar Rp170.000,- dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.
3. Bandara Internasional Yogyakarta dengan biaya sebesar Rp170.000,- dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.
4. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan biaya sebesar Rp175.000,- dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.
5. Bandara Juanda Surabaya dengan biaya sebesar Rp170.000,- dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.
6. Bandara Adi Soemarmo Solo dengan biaya sebesar Rp170.000,- dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.
7. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dengan biaya sebesar Rp170.000,- dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.
Angkasa Pura I senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di lokasi pelayanan tes Covid-19 di tiap bandara ini.
Para petugas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas, menggunakan alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari face shield, masker, sarung tangan, dan baju pelindung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Bikin Merinding, Viral Momen Tangis Histeris Ibu di Kendari Peluk Jasad Anaknya
-
Tak Ada Nasi di Rumah, Bocah 8 Tahun di Kendari Tewas Saat Jual Tisu di Jalan
-
Cara Nikita Willy Kenalkan Puasa Tanpa Paksa ke Anak
-
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek
-
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar Kasus Korupsi Bibit Nanas 2024: Siapa Dalangnya?