SuaraSulsel.id - Hujan lebat dan angin kencang membuat pohon tumbang di Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar.
Anggota Brimob Batalyon A Pelopor pun mengevakuasi pohon tumbang yang menutupi ruas jalan, Jumat (18/12/2020).
Tim SAR Batalyon A Pelopor melakukan proses pembersihan dibantu oleh warga dan pengguna jalan yang akan melintas.
Pohon tumbang yang menutupi bahu jalan tersebut dibersihkan untuk menghindari kemacetan panjang. Beberapa Anggota Brimob melaksanakan pengaturan lalu lintas.
Tidak memakan waktu lama, Tim SAR Brimob Batalyon A Pelopor yang dibantu warga mampu menormalkan jalur lalu lintas. Kemudian mengangkut sampah yang berserakan di sekitar lokasi kejadian tersebut.
"Kami mengevakuasi dengan peralatan SAR Brimob seperti gergaji mesin. Batang dan ranting pohon kami evakuasi di tepi jalan dan daun berserakan juga kami bersihkan. Selain itu beberapa personel juga mengatur lalu lintas agar lalu lintas tidak terganggu," kata Dantim SAR Bripka Suharmin Jaya.
“Pekerjaan kami semakin mudah berkat bantuan dan kerjasama dari warga sekitar dan pengguna jalan yang ingin melintas,” kata Suharmin.
Komandan Batalyon A Pelopor AKBP Darminto mengatakan, sebagai Tim SAR, Brimob Batalyon A Pelopor harus bergerak cepat.
Semua itu dilakukan dengan ikhlas karena ini merupakan wujud implementasi motto Brimob yaitu Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan dan Bhakti Brimob Untuk Masyarakat.
Baca Juga: Persija Main di Piala AFC 2021, Marc Klok Teringat Memori Manis Bersama PSM
"Kapan pun dan dimana pun dibutuhkan Brimob Polri selalu hadir ditengah – tengah masyarakat,” kata Darminto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Diserang Usai Bungkam PSM Makassar, Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Bandung
-
Dulu Rusak Kini Mulus, Simak Progres Terbaru Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan
-
Mobil Wuling Hancur Total, 3 Orang Tewas di Trans Sulawesi
-
Kapal Pengangkut Sapi Tenggelam di Kalaotoa Saat Subuh, Puluhan Ternak Tak Terselamatkan
-
Duh! Kiai Cabuli Santriwati dengan Modus Minta Pijat, Pendiri Ponpes Maros Ditangkap di Bontang