SuaraSulsel.id - Pengadilan Negeri (PN) Kota Makassar melakukan pembatasan sementara untuk pelaksanaan sidang.
Hal ini terjadi setelah enam orang staf Pengadilan Negeri Makassar dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19.
Kepala Humas Pengadilan Negeri Makassar Dodi Hendra mengatakan, enam staf yang positif Covid-19 tersebut ialah tiga dari Panitera Pengganti, dua juru sita, dan satu lagi merupakan pegawai honorer.
"Intinya sudah menjadi ketentuan yang harus dihormati. Hasil swab dari pihak kami, memang ada enam yang terindikasi hasilnya positif," kata Dodi, Rabu (16/12/2020).
Dodi menjelaskan dengan adanya enam staf yang dinyatakan positif Covid-19, Pengadilan Negeri Makassar memutuskan untuk tidak melayani persidangan. Keputusan tersebut dimulai sejak Rabu 16 Desember hingga 27 Desember 2020.
"Ini bukan libur ya, tetapi pembatasan sementara. Urusan adminstrasi perkara tetap dilayani," kata dia.
"Misalnya juga perpanjangan masa tahanan, upaya hukum dan kasasi tetap dilayani karena memang tidak bisa ditunda. Nanti tahanannya bebas kalau tidak diperpanjang sesuai Undang-Undang," tambah Dodi.
Pelayanan adminstrasi perkara, katanya, akan tetap berjalan. Mulai pukul 09.00 Wita pagi hingga pukul 12.00 Wita siang.
Selain itu, Pengadilan Negeri Makassar juga menyiapkan alternatif persidangan secara daring.
Baca Juga: 6 Pegawai Positif Covid-19, Pelayanan Pengadilan Negeri Makassar Setop
Enam staf yang positif Covid-19 diketahui merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Hingga kini, mereka pun telah melakukan isolasi mandiri.
"Kita lakukan daring juga untuk apabila waktunya mepet sekali. Ini untuk perpanjangan masa tahanan. Sekali lagi ini bukan penutupan, tetapi PSBB kantor istilahnya," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo
-
Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!
-
Pertamini dan Pengecer BBM di Kendari Dibongkar Petugas
-
Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga
-
Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat