SuaraSulsel.id - Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan berterima kasih kepada warga Sulawesi Selatan. Karena tiga kader PDI Perjuangan berhasil terpilih di sejumlah daerah di Sulsel.
DPP PDI Perjuangan mengapresiasi kemenangan tiga kadernya di Pilkada Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil hitung cepat. Meskipun Sulsel bukan merupakan basis PDIP.
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, menyampaikan terima kasih kepada warga Sulawesi Selatan yang telah memberikan pilihannya pada Pilkada Serentak 2020.
Dari 12 wilayah yang menyelenggarakan pilkada, disebutkannya 7 wilayah diantaranya dimenangkan oleh PDIP, dimana 3 wilayah dimenangkan oleh kader murni PDIP.
"Walau secara kultural tak dikenal sebagai daerah basis PDI Perjuangan, tapi kini di Sulawesi Selatan, kader Partai yang jadi kepala dan atau wakil kepala daerah kini bertambah. Kami berterima kasih atas harapan yang diberikan kepada kader-kader kami yang memang sudah dipersiapkan untuk membangun kesejahteraan rakyat di Sulawesi Selatan," kata Hasto, Selasa (15/12/2020).
PDIP pun akan terus mengawal para kadernya yang duduk di pemerintahan daerah, termasuk para kepala daerah lain di Sulawesi Selatan melalui wakil-wakilnya di DPRD, untuk terus bekerja keras demi semakin sejahteranya warga.
Khususnya, dalam pembangunan konektivitas wilayah melalui infrastruktur. Selain itu, program-program pembangunan pertanian hingga yang mendorong semakin masifnya perniagaan yang dilaksanakan oleh masyarakat Sulawesi Selatan.
"Ibu Megawati Soekarnoputri berpesan kepada para kepala daerah bahwa berpolitik bukan semata untuk kekuasaan. Namun, bagaimana menggunakan kekuasaan itu untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Sulawesi Selatan. Bagaimana kita harus bekerja keras membangun optimisme, membangun masa depan untuk kehidupan rakyat yang lebih baik," papar Hasto.
Dia menambahkan, para calon kepala daerah PDI Perjuangan sudah dibekali di Sekolah Partai yang menjadi salah satu wujud arahan Megawati bagaimana partai politik mempersiapkan para pemimpin bangsa.
"Di sana para calon kepala daerah bukan hanya digembleng strategi pemenangan, namun juga bagaimana menjalankan pemerintahan yang baik dan antikorupsi, dengan berbagai best practices yang ditunjukkan Pak Jokowi, Bu Risma, Pak Ganjar Pranowo, hingga Mas Hendi Semarang," ucap Hasto.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan, Ridwan Andi Wittiri memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader, dan simpatisan partai di Sulawesi Selatan. Serta terima kasih kepada masyarakat yang mempercayakan pilihannya kepada usungan PDI Perjuangan pada Pilkada Serentak di Sulawesi Selatan.
"Kami memenangkan 7 dari 12 pilkada yang dilaksanakan di Sulawesi Selatan. Dan dari ke-7 pasangan itu, ada 3 kader partai menjadi calonnya. Yaitu Wakil Bupati Kabupaten Gowa Abdul Rauf Malaganni, Wakil Bupati Barru Aska M dan Wakil Bupati Luwu Timur H Budiman," jelasnya.
Wittiri meminta kepada seluruh kader dan pengurus DPD dan DPC Partai terus mengawal proses penghitungan hingga penetapan suara rampung.
"Hal tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab menjaga kemurnian suara rakyat," ujarnya.
Usungan PDI Perjuangan lainnya yang menang di pilkada kali ini adalah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan pasangan Muh Basli Ali-Saiful Arif; Kabupaten Soppeng dengan Andi Kaswadi Razak-Lutfi Halide, Kabupaten Luwu Utara dengan Indah Putri Indriani-Suaib Mansur, dan di Kabupaten Maros dengan Chaidir Syam-Suhartina Bohari. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa