SuaraSulsel.id - Website Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) diretas. Pasca pemilihan kepala daerah serentak di Indonesia.
Anehnya, hanya sub domain Bawaslu Kota Makassar yang kena retas. Pada alamat makassar.bawaslu.go.id
Ketua Bawaslu Makassar Nursari mengatakan, website Bawaslu Kota makassar diretas dini hari tadi, Kamis (10/12/2020) sekitar Pukul 02.30 Wita.
Dampaknya, penginputan data perolehan suara pasangan calon Pilkada Makassar dihentikan sementara.
“Kami hentikan penginputan sementara. Sambil melakukan perbaikan website,” kata Nursari.
Dia mengatakan, setelah diretas, semua sistem penginputan data di tingkat Panwascam tiba – tiba tidak bisa diakses.
Bawaslu sudah perintahkan semua petugas lapangan tetap siaga dan menjaga semua data manual yang sudah diterima tetap aman.
Setelah beberapa jam dikuasai hacker, situs Bawaslu Makassar bisa diambil alih dan bisa kembali aktif. Melakukan aktivitas penginputan data hasil penghitungan suara.
Nursari mengatakan, hanya situs Bawaslu Makassar yang mengalami kendala selama beberapa jam. Setelah perhitungan suara di tingkat TPS akan diinput di tingkat kecamatan.
Baca Juga: Viral Berita Hacker Bongkar Rencana Polisi Bunuh Rizieq, Polda: Hoaks!
“Jadi memang diretas oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Tapi sudah normal kembali setelah kami berkoordinasi dengan petugas IT dan langsung bekerja maksimal mengembalikan ke posisi normal, “ terang Nursari.
Nursari memastikan semua data sudah terkendali dan normal seperti semula.
Pesan Pelaku Peretasan
Dalam tampilan layar situs Bawaslu Makassar tampil gambar coretan berwarna hijau, merah, biru dan hitam.
Juga terdapat tulisan Manusia Biasa Team.
Hacked by Unknown45
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Beban Infrastruktur Membengkak, Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja