SuaraSulsel.id - Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) siap tampil dalam debat publik kedua Pilkada Makassar di Jakarta.
Acara debat akan disiarkan langsung, pada Selasa (24/11/2020) malam.
Tema debat yang diangkat adalah reformasi birokrasi, pelayanan publik, penataan kawasan perkotaan, dan ekonomi.
Menurut Rektor Universitas Patria Artha Makassar, Bastian Lubis, tema debat sangat cocok dengan pasangan berakronim ADAMA' (akronim Danny-Fatma). Hal ini tentu akan akan jadi panggung pemaparan prestasi dan gagasan Danny-Fatma.
Bastian sebagai ahli bidang keuangan negara, lebih fokus mengomentari tema debat mengenai ekonomi.
Menurutnya, tema ini akan sepenuhnya menjadi panggung Danny Pomanto dengan melihat kinerjanya saat menjadi Wali Kota Makassar periode 2014-2019.
"Pak Danny tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu kepala daerah terbaik menurut RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang dibuatnya selama memimpin Makassar," kata Bastian, Minggu (22/11/2020).
Bastian mengatakan, saat debat nanti publik harus kritis dan memahami betul apa yang menjadi gagasan dari tiap kandidat.
Jangan sampai, kata dia, apa yang disampaikan hanyalah rencana omong kosong dan tidak masuk akal.
Baca Juga: Kasus Stunting Terbanyak di Medan Utara, Aulia Rachman Mengaku Malu
"Kita mengukur seseorang itu ada landasan aturannya. Pada waktu pertama visi misinya dia ungkapkan, terus dimasukkan ke RPJMD, di situ kita lihat persentasenya tercapai atau tidak. Kalau Pak Danny itu, kan, sudah ada bukti. RPJMD-nya itu 94 persen tercapai. Publik harus tahu itu," beber Bastian.
Hal itupun telah dibuktikan setelah Pemerintah Kota Makassar mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha.
Ini adalah penghargaan yang diberikan kepada daerah yang menunjukkan hasil karya tertinggi pelaksanaan pembangunan lima tahun dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.
"Itu (Parasamya Purnakarya Nugraha) 881 indikator, loh. Lebih gampang raih Piala Adipura. Pak Nurdin Abdullah aja di Kabupaten Bantaeng tidak dapat dua periode. Pak Danny satu periode bisa dapat, itu luar biasa," tuturnya.
Bukti lainnya, di masa kepemimpinan Danny, tren pertumbuhan ekonomi Kota Makassar terus meningkat drastis.
Bahkan, pertumbuhan ekonomi mencapai 8,23 persen, mengalahkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang ada di 7,07 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Warga Makassar, Saatnya Wujudkan Impian Punya Rumah dan Kendaraan Lewat BRI Consumer Expo 2026
-
Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran
-
Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Lawan Kejati: Kenapa Saya, Bukan Kepala Dinas?
-
Jeratan Rentenir di Tengah Krisis Iklim: Nasib Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
-
Viral Dentuman Musik Saat Disdik Sulsel Digeledah, Kepsek SMAN 25 Makassar Minta Maaf