"Korban dan perempauan K ini, tidak saling kenal. Karena perempuan ini takut dia berjalan sampai menemukan bengkel dan berhenti. Setibanya di bengkel dia menelepon rekan kerjanya, dia mengatakan bahwa saya diganggu orang di jalan, setelah itu di tunggu lima menit Demas Laira melanjutkan perjalanannya tida berapa lama kembali ke arah yang sama membuntuti dari belakang.” jelas jenderal polisi bintang dua itu.
Kemudian kawan perempuan K itu yang tak lain keluarganya, datang dan menanyakan korban Demas Laira. Saat itu juga, korban dikejar para pelaku hingga di lokasi kejadian, korban Demas dikeroyok enam pelaku.
:Keluarga pelaku datang dan langsung mengejar pelaku hingga di tempat kejadian korban Demas Laira, dikeroyok hingga tewas bersimbah darah," katanya.
Polisi juga merilis sejumlah barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian, seperti delapan unit handphone berbagai merek, sebilah badik, lima motor dengan berbagai merek, sepatu, helm dan baju korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
Terkini
-
850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan
-
Nyaris Putus Sekolah Karena Ayah Sopir dan Ibu di Malaysia, Senyum Hudiana Merekah di Sekolah Rakyat
-
Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini
-
Revitalisasi Benteng Somba Opu, Pemprov Sulsel Dukung Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Kebakaran di Makassar Menggila Sepanjang 2026, Pasukan dan Armada Kurang