Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:23 WIB
Presiden AS Donald Trump berjalan dari Marine One setelah tiba di South Lawn Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat pada 1 Oktober 2020. [SAUL LOEB / AFP]

Sementara lembaga survei mengatakan mayoritas Partai Republik telah menyatakan niat mereka untuk memberikan suara secara langsung pada Hari Pemilu, seperti yang biasa dilakukan di AS.

Berdasarkan jajak pendapat, beberapa organisasi berita sudah memperkirakan Biden akan menjadi presiden AS ke-46 saat hari pelantikan pada 20 Januari dan yang tertua pada usianya yang ke-78.

Kekalahan dalam pemilu akan membuat Trump, seorang pengusaha real estate dan pembawa acara reality show yang beralih menjadi politisi, sebagai presiden petahana ketiga AS dalam empat dekade terakhir yang kalah, dalam pemilihan ulang untuk masa jabatan empat tahun kedua.

Trump juga tertinggal dalam jajak pendapat menjelang pemilihan yang lalu, tetapi kemudian menang setelah berkampanye secara gencar di negara bagian penting, termasuk Pennsylvania, Michigan dan Wisconsin. (VOA Indonesia)

Baca Juga: Jika Kalah dari Joe Biden, Trump Berkelakar akan Pergi dari Amerika Serikat

Load More