Hanya saja, beberapa saat kemudian tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah musala.
Anggota polisi yang berada di lokasi, langsung berlarian melakukan pengecekan. Di dalam musala, petugas menemukan MI sudah tergeletak bersimbah darah. Di sampingnya ada senjata api.
"Ada ledakan, berlarian anggota ke sana. Ini MI sudah tergeletak, ini senjata di sampingnya. Saya lari ke depan, karena saya di belakang di reserse, saya lari ke depan. Saya angkat naik di mobil. Bawa ke rumah sakit. Tiba di rumah sakit dia sudah meninggal," kata dia.
Syaifuddin mengaku belum dapat memastikan apakah MI meninggal dunia karena bunuh diri atau bukan.
Sebab, hingga kini petugas Polres Selayar masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mendalami peristiwa tersebut.
"Memang ada di kepala. Mungkin ini dia (MI) tidak bisa tahan ini penyakit sampai dia ambil jalan pintas ini anak. Masih didalami, kita juga tidak bisa pastikan dia bunuh diri atau apa karena ini kan masih didalami. Makanya sekarang saya melakukan olah TKP sekarang ini," katanya.
Menurut cerita-cerita rekan-rekan MI, kata dia, selama ini MI dikenal sebagai sosok orang yang agak tertutup dan pendiam di Polres Selayar.
"Jadi menurut cerita-cerita dari anggota ini memang pendiam anaknya," tutur Syaifuddin.
Saat ini jenazah almarhum telah diberangkatkan dengan menggunakan kapal laut menuju Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulsel untuk dimakamkan.
Baca Juga: Tewas Ditembak di Musala, Bripda MI Anggota Polres Selayar
"Mau dimakamkan di sana. Sementara di perjalanan ini ke sana. di perahu sekarang," kata Syaifuddin.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
-
285 Jiwa di Parigi Moutong Terdampak Gempa
-
Pemprov Sultra Bakal Lelang Kendaraan Dinas, Ini Jadwal dan Cara Ikut