SuaraSulsel.id - Banjir merendam sejumlah rumah warga di Kampung Cilallang, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Minggu (18/10/2020).
Banjir setinggi mata kaki hingga paha orang dewasa ini terjadi akibat tanggul Sungai Saddang jebol.
Kepala Dusun Cilallang, Muhammad Jamal, mengatakan banjir tersebut disebabkan oleh air kiriman dari hulu. Sehingga membuat tanggul penahan air sepanjang 400 meter jebol.
"Tahun ini banjir ketiga kalinya mi ini pak, tanggulnya jebol belum diperbaiki," ungkap Jamal kepada KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com
Jamal menambahkan pemerintah daerah Pinrang maupun tim dari balai sudah beberapa kali meninjau tanggul yang jebol untuk dikerjakan.
"Sering ditinjau, bahkan Tim Balai Pusat sudah turun ke sini," terangnya.
Akibat peristiwa ini, sejumlah rumah penduduk, fasilitas umum seperti sekolah dan kantor desa digenangi air. Bahkan menurutnya, tanaman jagung warga terancam mati.
"Sejumlah lahan jagung milik warga terancam mati kalau terus direndam air. Pasalnya, masa tanam baru berumur sekitar satu minggu. Selain itu, sekitar 100 hektare tambak ikan milik warga juga terdampak banjir," ujarnya.
Selain itu, banjir kiriman dari hulu itu juga merusak sebuah pagar masjid kampung tersebut yang letaknya tak jauh dari bibir sungai.
Baca Juga: Sungai di Donggala Meluap, 995 KK Terdampak
Membuat pagar Masjid Nurul Hidayah yang panjangnya sekitar lima meter lenyap bersama tanggul. Terbawa arus sungai.
"Masjid ini terancam ambruk jika tanggulnya tidak dikerja," pungkas Tahir, salah seorang warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal