SuaraSulsel.id - Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Makassar berinisial EAN (23) diduga menjadi korban pemerkosaan secara bergilir.
Kejadian memilukan ini dialami EAN di kamar 101, salah satu hotel di Jalan Toddopuli Raya Makassar, Minggu (20/9/2020) saat ia dalam keadaan mabuk.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polsek Panakukkang Brigadir Polisi Ahmad Halim mengatakan, kejadian bermula saat korban berada di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) Makassar bersama rekan prianya, yakni Alham.
Saat itu, Alham mengajak korban untuk bertemu dengan rekannya bernama Muh. Irsan (23) yang sudah lebih dulu berada di lokasi.
Saat bertemu, Muh. Irsan tidak seorang diri. Ia bersama dengan rekannya yang lain, yakni Muh. Andi Fahmi (22), Muh. Fahruddin (26), Muh. Nuralamsyah (20), Muh. Ilyas (25), Umar (21) dan perempuan Sonia Wijaya (21) tengah berpesta minuman keras.
Usai bergabung, kata Ahmad Halim, korban kemudian ditawari untuk meminum minuman keras tersebut. Tanpa pikir panjang korban menyanggupi tawaran para pelaku.
Korban yang sudah dalam keadaan mabuk berat lantas dibawa ke hotel sekira pukul 04.00 WITA, subuh.
"Habis minum-minum, mabok dibawa ke hotel," kata Ahmad Halim kepada Suara.com saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2020).
Saat tiba di hotel, pelaku kemudian menyewa kamar 101 yang rencananya akan digunakan para pelaku untuk melakukan aksi bejatnya.
Baca Juga: Mabuk Usai Pulang Dari Hiburan Malam, Mahasiswi Cantik Digilir 7 Pria
Korban yang masih mabuk berat, mengaku hanya bisa pasrah saat dirinya disetubuhi secara bergiliran oleh para pelaku.
"Korbannya mahasiswi di Makassar. Saya juga belum tahu mahasiswi mana," katanya.
Mengetahui hal tersebut, korban kemudian melapor ke polisi. EAN mengaku telah menjadi korban pemerkosaan secara bergilir yang dilakukan oleh Andi Fahmi, Muh. Fahruddin dan Muh. Nuralamsyah di kamar 101, Hotelku, Makassar.
Mendapat laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya, Muh. Ilyas dan Muh. Nuralamsyah ditangkap di Jalan Pelita Raya, Makasaar.
Usai menangkap kedua pelaku, polisi melakukan pengembangan. Selanjutnya, Muh. Fahruddin ditangkap saat berada di rumah mertuanya, Jalan Baji Pangisseng, Makassar.
Kemudian, Andi Fahmi ditangkap di Jalan Boulevard, Makassar. Sedangkan, Muh. Irsan, Umar dan Sonia koperatif. Mereka bersedia mendatangi Posko Resmob Polsek Panakukkang untuk diperiksa.
Berita Terkait
-
Mabuk Usai Pulang Dari Hiburan Malam, Mahasiswi Cantik Digilir 7 Pria
-
Pencari Madu Selamat Usai Jatuh dari Jurang Gunung Bawakaraeng
-
Kisah Jukir yang Jadi Pegawai Usai Kembalikan Uang Rp 24 Juta ke Pemiliknya
-
5 Tempat Wisata di Makassar Hits Terpopuler
-
Dua Wanita Cantik Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil, Penyebabnya Cuma Sepele
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan
-
Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut
-
Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna
-
Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas