SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah meninjau pembangunan proyek jalan tol layang Seksi 3 Ujung Pandang bersama Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaludin, dan Pimpinan PT Wika Beton, PT Bosowa Marga Nusantara, PT Nippon Koei Indonesia, dan PT Cipta Strada.
PT Bosowa Marga Nusantara sebagai pengguna jasa, PT Wika Beton sebagai penyedia jasa, PT Cipta Graha Abadi sebagai konsultan perencana, PT. Nippon Koei Indonesia sebagai konsultan pengawas bersama PT Cipta Strada dan PT Virama Karya sebagai konsultan.
"Tadi kita sudah mendapat penjelasan dari pimpinan proyek. Panjang jalan tol ini 4,3 kilometer dan satu kesyukuran kita, dimasa pandemi, proyek ini berjalan dengan baik dan tanpa hambatan," kata Nurdin, Rabu (9/9/2020).
Pekerjaan jalan tol yang rencananya akan diresmikan Presiden Jokowi sudah hampir rampung. Untuk pekerjaan bagian bawah ditargetkan akan selesai akhir tahun 2020.
"Alhamdulillah padahal ini didukung 2500 pekerja. Sampai hari ini kondisi boleh dikatakan sampai 100 persen dan tinggal konstruksi di bawah,” katanya.
“Mudah-mudahan sudah ada kesepakatan bahwa selama pengerjaan tol bagian bawah, jalan tol ini sudah bisa kita gunakan," tambahnya.
Direktur Teknik dan Operasi PT Bosowa Marga Nusantara Ismail mengatakan, perkembangan pekerjaan konstruksi jalan tol layang di Kota Makassar sudah selesai 91,55 persen.
“Alhamdulillah sudah hampir rampung secara penuh, sisa jalan arteri yang sedang kita selesaikan. Proses layak fungsi juga sudah dilakukan oleh sejumlah pihak terkait, baik itu Kementerian PUPR dan kepolisian,” ujar Ismail, Senin (7/9/2020).
Jalan tol layang pertama di Sulsel ini dinamakan Jalan Tol Ujung Pandang Seksi Tiga dengan nilai investasi Rp 2,2 Triliun.
Baca Juga: Insiden Kapal Cepat Terbakar di Kubu Raya, Ayah dan Balitanya Tewas
Ismail menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo rencana akan ke Makassar Oktober mendatang. Untuk meresmikan secara langsung proyek jalan tol ini.
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menyambut gembira hadirnya jalan tol layang di Jalan Andi Pangerang (AP) Pettarani. Jalan tol layang pertama di kawasan timur Indonesia.
Selain sebagai ikon baru, Rudy juga berharap tol layang menjadi daya tarik baru investasi dan pariwisata di Kota Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Beragam Promo KPR, KKB, hingga Travel Fair
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa
-
Warga Makassar, Saatnya Wujudkan Impian Punya Rumah dan Kendaraan Lewat BRI Consumer Expo 2026
-
Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran
-
Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Lawan Kejati: Kenapa Saya, Bukan Kepala Dinas?