SuaraSulsel.id - IP, seorang ibu rumah tangga di Gorontalo diduga telah menganiaya anak tetangganya sendiri yang masih berusia empat tahun.
Korban yang berinisial SP hingga menangis kesakitan dan mengalami trauma akibat tindak penganiayaan.
Dikutip dari Gopos.id--jaringan Suara.com, Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Muhammad Nauval membenarkan kejadian tersebut.
Insiden penganiayaan berawal saat korban yang sedang ditinggal ibunya, memecahkan televisi (TV) milik IP.
"Saat kejadian, ibu dari korban sedang mengahadiri acara kawinan di Biluhu," ujar Nauval, Kamis (26/8).
Lantaran tak terima televisinya dirusak, IP memukul SP di bagian betis dan tangan. Akibatnya korban mengalami lebam dan memar.
Kejadian tersebut lantas sampai ke telinga ibu korban yang sedang berada di Bilulu.
Seorang saksi meneleponnya dan memberitahukan kalau sang anak telah merusak TV milik IP.
"Mendengar kabar itu, keesokan harinya ibu korban langsung pulang ke rumah dan mendapati korban sedang menangis karena tidak tahan menahan sakit di kedua tangan dan kakinya akibat dipukuli," sambungnya.
Baca Juga: Sempat Ditutup Akibat Covid-19, Puskesmas Purnama Kembali Dibuka
Sang ibu kemudian membawa IP ke Bilulu. Di sana, ibu korban menerima pesan singkat via messenger dari IP.
Perempuan tersebut mengaku telah menganiaya IP. Tak terima anaknya dipukuli, ibu korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Gorontalo.
"Akibat dari perbuatan terlapor, korban mengalami trauma psikis. Laporan ini juga langsung ditangani unit PPA Sat Reskrim Polres Gorontalo," ujar Nauval memungkasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
ESDM: Kegempaan Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Meningkat
-
Tanya Soal Jasa Medis, Wartawan di Palu Malah Dimaki Pejabat: Mau Berteman atau Cari Masalah?
-
Sekda Sulbar Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Rayakan Idul Adha