SuaraSulsel.id - Salah satu anak usaha Rajawali Group melalui anak perusahaannya, PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), PT Archi Indonesia turut membantu masyarakat melawan wabah virus corona.
Bantuan tersebut berupa mobil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) yang akan digunakan untuk masyarakat di Sulawesi Utara atau Sulut dalam rangka mendukung penanganan COVID-19.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami untuk melangkah bersama pemerintah dan masyarakat dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia,” ujar Executive Advisor to the Chairman & CEO Rajawali Group, Satrio Tjaikepada Antara, Jumat (31/7/2020).
Satu unit mobil laboratorium PCR senilai Rp4,1 miliar tersebut diserahkan Kamis (30/7) di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat di Jakarta.
Turut hadir menyaksikan penyerahan bantuan ini yakni Kepala BNPB Doni Monardo, Direktur PT Archi Indonesia Rudy Suhendra dan Executive Advisor to the Chairman & CEO Rajawali Group, Satrio Tjai.
Satu unit mobil laboratorium PCR dari PT Archi Indonesia bekerjasama dengan Rajawali Foundation ini menggunakan chassis Mitsubishi Canter (2019/2020) yang dilengkapi dengan kapasitas 96 wells/holes sekali jalan dan dengan alat ekstraksi otomatis sehingga dapat mencapai kapasitas pemeriksaan hingga 30 ribu sampel spesimen per bulan.
Mobil laboratorium PCR ini tentunya telah memenuhi standar yang direkomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan memiliki Bio Safety Cabinet.
Sehingga mampu digunakan untuk pengerjaan sampel serta ruangan dengan negative pressure yang difiltrasi menggunakan HEPA filter serta fasilitas pengaman lainnya untuk meminimalisir terpaparnya tenaga medis serta lepasnya virus ke lingkungan.
Pandemi COVID-19 secara global hingga saat ini tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir. Angka kasus COVID19 pun terus bertambah. Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah untuk mempercepat penanganan COVID19 termasuk di Sulawesi Utara.
Baca Juga: 3 Anak di Bintan Positif COVID-19, Tertular Dari Klaster Garuda Indonesia
Melalui program MSM-TTN Peduli, bantuan yang diberikan oleh PT Archi Indonesia bekerjasama dengan Rajawali Foundation ini sangat membantu upaya Pemprov Sulawesi Utara untuk mempercepat penanganan COVID19 selama masa pandemi.
“Selain bantuan mobil laboratorium PCR, PT Archi Indonesia ikut terlibat aktif dalam berbagai program Pemprov Sulawesi Utara termasuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan, pendistribusian masker, penyediaan area cuci tangan hingga pemberian program sembako untuk sekitar 4.000 Kepala Keluarga di area lingkar tambang serta Perusahaan juga turut memberikan APD kepada sejumlah Rumah Sakit di Sulawesi Utara," pungkas Direktur PT Archi Indonesia Rudy Suhendra.
Berita Terkait
-
3 Anak di Bintan Positif COVID-19, Tertular Dari Klaster Garuda Indonesia
-
Satu Warga Positif COVID-19, Padang Pariaman Liburkan Sekolah
-
Kebakaran Kantor Dinas Kesehatan Sulsel, Data COVID-19 Ludes Terbakar
-
Tertular dari Ibu, Balita 4 Tahun di Riau Positif Covid-19
-
IGD Khusus MotoGP di NTB, Disulap Jadi RS Darurat Covid-19
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
Terkini
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
50 Ribu Peserta PBIJK Manado Dinonaktifkan, Ini Cara Aktifkan Kembali
-
Proyek Miliaran di Luwu Timur Diduga Tak Pernah Dibahas DPRD
-
Proyek Bibit Nanas Rp60 Miliar di Sulsel Gagal Panen, Dugaan Markup Gila-gilaan!
-
Waspada! Ini Radius Bahaya Terbaru Gunung Karangetang