SuaraSulsel.id - Puluhan warga Botubilotahu Kabupaten Pohuwato gelar aksi demo di depan kantor Bupati Pohuwato dan kantor Inspektorat kabupaten Pohuwato pada Selasa (21/7/2020) kemarin.
Beberapa tuntutan massa tersebut, tutur Riyan, sebagai orator, salah satunya yakni meminta Inspektur Inspektorat Pohuwato karena tidak bisa menyelesaikan adanya dugaan tindak pidana Korupsi yang dilakukan oleh oknum Kades.
”Kami minta kepada pak bupati Pohuwato, agar Inspektur Inspektorat Kabupaten Pohuwato dicopot dari jabatannya karena tidak mampu menyelesaikan persoalan sebagaimana tugasnya. Dimana ada oknum Kades yang diduga berani menyalahgunakan kewenangannya dengan memainkan dana Covid–19,” ujar Riyan, melansir Pojokcelebes (jaringan Suara.com).
Sembari meneriakkan pencopotan sejumlah kades dan Inspektur Inspektorat dicopot dari jabatan mereka, massa juga melakukan pembakaran ban.
Aksi massa ini mendapatkan perhatian dari Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga. Ia juga menemui secara langsung massa aksi dan menjelaskan, bahwa persoalan tersebut sudah ditindak lanjuti secara bertahap. Namun, ia juga menjanjikan, polemik tersebut akan diselesaikan secara penuh.
"Persoalan ini sudah kami usut hanya saja tahap demi tahap harus dilalui sehingganya bisa sampai selesai dan bisa menghasilkan keputusan bersama," ujar Syarif.
Usai melakukan dialog dengan Syarif, massa yang diamankan oleh aparat kepolisian akhirnya mau membubarkan diri tanpa melakukan aksi rusuh.
Berita Terkait
-
Driver Ojol Makassar Gelar Aksi Massa, Begini Tanggapan Gojek
-
Korupsi Pengadaan Laptop, Penyidik Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau
-
Pelaksana Proyek dan PNS di Banjarbaru Korupsi Berjamaah Hingga Rp1 Milyar
-
Dugaan Korupsi Rp80 Miliar RS Madani Pekanbaru Segera Diusut
-
ARBAL: Pancasila Sudah Pas dengan Bangsa Indonesia, Umat Islam Harus Jaga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik