- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa isu penggunaan anggaran Rp2 miliar untuk sewa helikopter adalah informasi tidak benar.
- Dana tersebut hanyalah pagu dalam dokumen perencanaan untuk antisipasi keadaan darurat, bukan merupakan realisasi penggunaan anggaran daerah.
- Pihak Pemprov memastikan anggaran tersebut tidak digunakan untuk membiayai mobilitas Gubernur maupun kepentingan pribadi kepala daerah lainnya.
Penegasan ini sekaligus meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat bahwa anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan mobilitas kepala daerah.
Kesimpulan Cek Fakta
Berdasarkan penjelasan resmi pemerintah daerah, informasi mengenai penggunaan anggaran Rp2 miliar untuk sewa helikopter tidak benar.
Faktanya, angka tersebut hanyalah pagu dalam dokumen perencanaan dan hingga saat ini belum direalisasikan.
Baca Juga:ASN Sulsel WFH 2 Hari: Dilarang Keras Nongkrong di Kafe dan Wajib Kirim Lokasi
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menjalankan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efisien dalam penggunaan anggaran.
Masyarakat pun diimbau agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta memastikan kebenaran kabar melalui sumber resmi pemerintah.