Kondisi Pasien Dicurigai Hepatitis Akut di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar Membaik

Pasien anak dicurigai sebagai suspek hepatitis akut asal Kabupaten Polewali Mandar

Muhammad Yunus
Minggu, 15 Mei 2022 | 08:53 WIB
Kondisi Pasien Dicurigai Hepatitis Akut di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar Membaik
Ilustrasi - Petugas rumah sakit memperlihatkan ruangan isolasi khusus di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id/ANTARA]

SuaraSulsel.id - Salah seorang pasien anak dicurigai sebagai suspek hepatitis akut asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan, kondisinya dikabarkan mulai membaik.

"Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi dari dokter anak dan tim yang merawat, diduga hepatitis. Tapi, perkembangan pasien sangat bagus. Dan lima hari perawatan sudah semakin bagus," ujar Pelaksana Teknis, Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Wahidin Sudirohusodo, Dr dr Nu'man AS Daud, di Makassar, Sabtu 14 Mei 2022.

Ia mengatakan, dari parameter laboratorium menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Selain itu, kondisi kesehatan anak tidak demam sejak dirawat di RSUP Wahidin, begitu pula nafsu makan pasien juga semakin membaik.

Selain itu, parameter enzim pada hati mengalami pertanda baik, sehingga untuk dikatakan menderita gejala hepatitis dari pemeriksaan ada penurunan yang signifikan. Dari sebelumnya di atas 1.000 (enzim) sekarang sudah di bawah 500. Hal ini seiring perkembangan parameter laboratorium klinisnya ikut membaik.

Baca Juga:Bisakah Hepatitis Akut Berubah Jadi Kanker Hati atau Liver? Ini Kata Pakar

"Beberapa perlakuan sudah diberikan tim. Perlakuan spesifik seperti orang yang menderita hepatitis biasa, tidak ada penanganan khusus. Perkembangan saat ini tidak menunjukkan keadaan gejala hepatitis yang lebih jelek," tuturnya.

Saat ditanyakan dengan kondisi anak tersebut apakah bisa dipulangkan, kata dia, untuk sementara belum bisa diputuskan bisa pulang, karena selama enzim masih di atas 400-an serta parameter laboratorium belum menunjukkan hasil.

"Masih ada parameter lab yang mau dikonfirmasi, karena sampai sekarang kita belum menemukan virus hepatitis yang biasa infeksi anak-anak dan orang dewasa pada hari ini. Hepatitis A, B dan C tidak ada bukti. Standar itu tidak ada, itu yang kita akan buktikan," katanya menjelaskan.

Sejauh ini, pihaknya masih menunggu konfirmasi pasti pada kasus yang mulai menjadi wabah baru secara nasional tersebut. Kendati demikian, pasien masih dirawat, sebab hasil pemeriksaan jenis hepatitis A,B,C dan D, belum didapatkan, begitu pula sampel yang dikirim ke Jakarta belum diterima.

"Kita belum tahu apakah ini wabah. Kita akan konfirmasi karena ada infeksi rubela.
Pasien ini infeksi saluran empedu. Apa infeksi bisa menyebabkan enzim setinggi itu, bisa juga. Semua diberi pemeriksaan dan perbaikan semoga bukan (hepatitis). Tahap observasi diperketat. Untuk kesadaran, pasien ini sadar terus," katanya menambahkan.

Baca Juga:Gemes Banget Bumil! 5 Momen Indah Permatasari Pamer Baby Bump

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Bachtiar Baso membenarkan ada seorang pasien anak asal Kabupaten Polman, Sulbar di rujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo dicurigai mengalami gejala hepatitis akut seperti kulit menguning, mual, dan disertai diare.

Berita Terkait

Desta sudah tak mau ambil pusing urusan istrinya Natasha Rizky. Desta hanya mengungkapkan kecemasan terhadap tiga anaknya.

garut | 19:30 WIB

Ramai menjadi perbincangan Wakil Bupati Rokan Hilir, Sulaiman yang terpegok berada di sebuah kamar hotel dengan wanita yang dikenal oleh DRS.

news | 18:54 WIB

Meski mengakui penyesalan atas perbuatannya dan meminta maaf kepada korban, sikap Mario Dandy yang tersenyum saat mengungkapkan hal ini menarik perhatian publik. Bagaimana kelanjutan persidangan ini

cianjur | 17:34 WIB

DRS merupakan anak buah Wabup Rokan Rihir yang menjabat Kabid Pengendalian dan Penerimaan Dispenda Kabupaten Rokan Hilir.

moots | 16:31 WIB

News

Terkini

Berdasarkan keputusan yang diambil pada Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-216 di kota Paris, Prancis

News | 10:43 WIB

Siswa SMP Athirah Makassar bernama Basman Nafa Yaskura dilaporkan meninggal

News | 15:00 WIB

Ruas jalan penghubung Sulsel ke Sulteng ini menjadi prioritas Gubernur Sulsel

News | 13:22 WIB

Eksepsi tersebut dinilai tidak punya landasan kuat sehingga ditolak

News | 09:21 WIB

Untuk penanganan dampak banjir di Kabupaten Luwu

News | 08:47 WIB

Seluruh penerbangan haji dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin akan dilayani oleh Garuda Indonesia

News | 08:35 WIB

Penerbitan Green Bond merupakan bentuk komitmen BMRI dalam mendukung pencapaian target NZE.

News | 16:30 WIB

Subsidi penerbangan untuk 10 rute layanan Susi Air

News | 09:24 WIB

Upaya mitigasi terhadap penanggulangan banjir malangke

News | 14:29 WIB

Polisi sudah mengamankan pelaku setelah mendapat laporan

News | 12:27 WIB

Belum ada laporan potensi terjadinya tsunami

News | 12:17 WIB

Ia juga berkata akan mendedikasikan diri untuk masjid

News | 09:46 WIB
Tampilkan lebih banyak