Muhammad Yunus
Senin, 02 November 2026 | 13:03 WIB
Universitas Hasanuddin memperkuat kemampuan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dalam memanfaatkan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) generatif melalui Pelatihan Gemini Academic [SuaraSulsel.id/Unhas]
Baca 10 detik
  • Universitas Hasanuddin mengadakan Pelatihan Gemini Academic bersama Google dan Kemendikdasmen di Makassar pada Oktober 2026.
  • Kegiatan dua hari tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas pembelajaran dan layanan administratif sivitas akademika menggunakan kecerdasan artifisial.
  • Pelatihan ini menekankan pentingnya integritas akademik serta batasan etika dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial.

Di tengah semakin luasnya pemanfaatan AI generatif, kemampuan menggunakan teknologi tersebut perlu disertai pemahaman mengenai batasan dan tanggung jawab penggunanya.

Ketepatan informasi, integritas akademik, dan kemampuan berpikir kritis tetap menjadi aspek penting dalam penggunaan AI di lingkungan perguruan tinggi.

Teknologi ini perlu ditempatkan sebagai alat bantu untuk memperkuat kapasitas manusia, bukan menggantikan proses berpikir dan penilaian akademik.

Melalui Pelatihan Gemini Academic, Unhas berupaya membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Penguatan kompetensi sivitas akademika diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran, meningkatkan produktivitas kerja, dan memperbaiki kualitas layanan akademik.

Load More