- Sebanyak 36 kelompok berencana menggelar unjuk rasa di berbagai titik Kota Makassar pada 28 Oktober 2026.
- Aksi massa tersebut mengangkat beragam isu mulai dari Hari Sumpah Pemuda hingga evaluasi pemerintahan Prabowo-Gibran.
- Penyebaran lokasi aksi unjuk rasa di sejumlah ruas jalan utama berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas.
DPP Elang Timur Indonesia juga merencanakan aksi terkait pelayanan kesehatan di RSIA Paramount Makassar, dengan titik aksi di kantor BPJS, Dinas Kesehatan Kota Makassar, dan rumah sakit tersebut.
Sementara itu, Barisan Aktivis Kerakyatan Mahasiswa (BARAK) Sulsel mengangkat dugaan penjualan minuman beralkohol yang tidak sesuai dengan izin di Toko Yabo, Mamajang. Dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.
Isu Sumpah Pemuda dan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran
Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi salah satu isu yang paling banyak tercantum dalam rencana aksi. Sejumlah kelompok mahasiswa dan organisasi kepemudaan menjadwalkan aksi di kawasan Jalan AP Pettarani, Jalan Sultan Alauddin, flyover, GOR Sudiang, hingga Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin.
Di sisi lain, beberapa kelompok menjadikan momentum tersebut untuk menyampaikan kritik politik.
Komite Rakyat Demokratik (KOMRAD) mengusung isu “Gugat Rezim Prabowo-Gibran”. Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa dan Aliansi Unismuh Satu juga merencanakan aksi yang menyoroti dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar turut mengangkat isu dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran serta dugaan pungutan liar dalam pelayanan pengurusan SIM, STNK, dan BPKB di Sulawesi Selatan.
Selain isu politik, persoalan ketenagakerjaan turut menjadi perhatian. Serikat Karyawan Yin Jin Internasional merencanakan aksi terkait persoalan ketenagakerjaan di perusahaan tersebut.
FSP NIBA KSPSI Sulsel juga menjadwalkan aksi di Kantor Pertamina Regional VII untuk menyuarakan persoalan ketenagakerjaan di PT Lambang Azas Mulia.
Baca Juga: Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar
Sejumlah ruas jalan berpotensi padat
Sebaran titik aksi di sejumlah ruas jalan utama berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas, terutama di kawasan Jalan AP Pettarani, Jalan Sultan Alauddin, Jalan Urip Sumoharjo, flyover, GOR Sudiang, dan akses menuju Bandara Sultan Hasanuddin.
Kepadatan juga berpotensi terjadi di sekitar Kantor DPRD Sulsel, Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, serta Monumen Mandala apabila massa berkumpul sesuai rencana.
Data tersebut merupakan rencana aksi yang dihimpun untuk Rabu, 28 Oktober 2026. Jumlah peserta, waktu pelaksanaan, dan pergerakan massa di lapangan dapat berubah sesuai perkembangan situasi.
Masyarakat yang hendak melintasi kawasan tersebut disarankan memantau informasi lalu lintas dan mempertimbangkan jalur alternatif, khususnya pada siang hingga sore hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini
-
Revitalisasi Benteng Somba Opu, Pemprov Sulsel Dukung Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Kebakaran di Makassar Menggila Sepanjang 2026, Pasukan dan Armada Kurang
-
Awas Macet! Ini Daftar Lengkap Aksi Demo di Makassar Rabu 28 Oktober 2026
-
Viral Ikan Asin Disemprot Baygon, Alumni Perikanan Unhas Tawarkan Solusi Aman