- Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana kunjungan kerja ke Kota Makassar pada tanggal 28 Oktober 2026.
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima informasi resmi mengenai penundaan peresmian gedung Sekolah Rakyat tersebut pada 27 Oktober 2026.
- Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya telah berada di lokasi untuk mempersiapkan peresmian seratus gedung permanen Sekolah Rakyat.
SuaraSulsel.id - Presiden RI, Prabowo Subianto batal melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Sedianya Prabowo dijadwalkan datang pada Rabu, 28 Oktober 2026, besok.
Kedatangan Prabowo untuk meresmikan gedung permanen Sekolah Rakyat tersebut ditunda, padahal berbagai persiapan telah dilakukan menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.
Informasi penundaan kunjungan Presiden diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Sebelumnya, Prabowo dijadwalkan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Makassar sekitar pukul 14.00 Wita, setelah menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Penundaan ini membuat sejumlah persiapan yang telah dilakukan di Makassar harus menyesuaikan kembali.
Kawasan Sekolah Rakyat di sekitar GOR Sudiang telah dipercantik, sementara para siswa telah berlatih selama berbulan-bulan untuk menampilkan kemampuan mereka di hadapan Presiden.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf bahkan telah berada di Makassar sejak Senin, 26 Oktober 2026 untuk mempersiapkan agenda tersebut.
Saat ditemui di Makassar pada Senin malam, Saifullah mengatakan pihaknya memang mengundang Prabowo untuk melihat langsung perkembangan penyelenggaraan Sekolah Rakyat sekaligus meresmikan gedung permanen yang telah selesai dibangun.
Baca Juga: Saluran Air Banyak Tersumbat? Pemkot Makassar Jajal Senjata Baru dari Jepang
"Ya, kita memang mengundang Bapak Presiden untuk bisa mendapatkan laporan secara langsung tentang perkembangan penyelenggaraan Sekolah Rakyat," kata Saifullah.
Gus Ipul sapaannya menjelaskan pemerintah telah membangun sekitar 100 gedung permanen Sekolah Rakyat yang dapat menampung lebih dari 1.000 siswa.
Sebagian gedung telah selesai dan digunakan, sementara sejumlah lainnya masih dalam proses pembangunan.
Kata Gus Ipul, Makassar menjadi salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat yang lahannya disediakan pemerintah daerah.
Sedangkan pembangunannya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum atas arahan Presiden.
Salah satu lokasi pembangunan tersebut berada di kawasan dekat GOR Sudiang, Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026
-
Uang Negara Rp40,75 Triliun Mengalir di Sulsel, Begini Rincian Penggunaannya
-
Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar
-
Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!
-
Saluran Air Banyak Tersumbat? Pemkot Makassar Jajal Senjata Baru dari Jepang