- Gubernur Yulius Selvanus menyatakan Presiden Prabowo berencana membangun gelanggang pacuan kuda internasional di Sulawesi Utara.
- Sulawesi Utara berhasil meraih gelar juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 tahun 2026 dengan total 149 poin.
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen mendukung penuh pengembangan fisik serta peningkatan prestasi atlet dan pelatih berkuda.
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengatakan Presiden Prabowo Subianto berencana membangun gelanggang pacuan kuda berskala internasional di provinsi tersebut untuk mendukung pengembangan olahraga berkuda.
"Lima hari yang lalu saya dipanggil Pak Presiden ke Hambalang. Salah satu bahasannya adalah beliau akan membangun pacuan kuda berskala internasional di Sulut," kata Yulius di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sabtu 24 Oktober 2026.
Menurut Yulius, rencana tersebut menjadi kabar baik bagi komunitas pacuan kuda di Sulawesi Utara, terutama para peternak, pemilik kuda, joki, dan pelatih.
Ia menyampaikan hal itu seusai Sulawesi Utara meraih gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Tahun 2026.
Sulawesi Utara memastikan gelar tersebut setelah pelaksanaan seri kedua Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi di Tompaso.
"Sulut juara umum dan meraih Piala Presiden, ini sejarah," ujar Yulius.
Ia menilai keberhasilan meraih gelar juara umum sekaligus Piala Presiden menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan olahraga berkuda di Sulawesi Utara.
Pemerintah provinsi, kata dia, akan mendukung pengembangan olahraga tersebut, baik melalui penyediaan fasilitas maupun peningkatan kemampuan atlet dan pelatih.
"Joki, atlet, stable dan semua pihak akan kita dukung untuk Pordasi Sulut. Kita akan mendukung kegiatan fisik dan nonfisik," katanya.
Baca Juga: Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan
Yulius menjelaskan dukungan nonfisik antara lain berupa pembekalan bagi atlet agar mampu meningkatkan prestasi dan bersaing di tingkat nasional.
Ia berharap kuda pacu, joki, dan pelatih asal Sulawesi Utara juga mampu berprestasi pada kejuaraan internasional.
"Kita yakin kuda-kuda Sulut, joki dan pelatih tidak hanya akan tinggal di sini, akan tetapi go internasional," ujarnya.
Yulius juga mengapresiasi ketatnya persaingan pada Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri II yang diikuti kontingen dari berbagai provinsi.
Menurut dia, setiap daerah mengirimkan peserta terbaik sehingga sejumlah perlombaan berlangsung dengan selisih finis yang sangat tipis.
"Masing-masing provinsi mengirimkan yang terbaik. Tadi kita bisa melihat jarak setiap iven kadang hanya setengah badan, setengah kepala. Kejurnas kali ini sangat ketat, termasuk penonton," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dosen UIN Alauddin Makassar Jadi Dosen Tamu di AS, Bahas Dialog Antaragama
-
Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi
-
Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan
-
Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos
-
Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka