- Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli menyatakan lembaganya melaksanakan 4.192 kegiatan pencegahan pelanggaran di Makassar pada 12 Oktober 2026.
- Aktivitas pencegahan pemilu tersebut mengalami peningkatan sebesar 51,77 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
- Peningkatan kegiatan didorong melalui sosialisasi, publikasi informasi, kerja sama antarlembaga, dan pemetaan kerawanan oleh Bawaslu kabupaten kota.
SuaraSulsel.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengklaim telah melaksanakan 4.192 kali pencegahan pelanggaran selama masa non tahapan pemilu selama 2026 ini.
"Dari data ini menunjukkan keseriusan Bawaslu Sulsel dalam melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan di masa-masa non-tahapan," kata Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli di Makassar, Senin 12 Oktober 2026.
Data monitoring pergerakan pencegahan sejak 16 September sampai 8 Oktober 2026 ada sebanyak 1.430 kegiatan baru.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 51,77 persen dibandingkan capaian pada periode sama tahun lalu sebanyak 2.762 kegiatan.
Jika diakumulasi total kegiatan pencegahan Bawaslu kabupaten/kota se-Sulsel jumlahnya menyentuh angka 4.192 kegiatan.
Oleh karena itu, Mardiana mengapresiasi kinerja jajarannya yang terus bergerak konsisten membangun sistem pencegahan secara masif.
"Aktivitas pencegahan dalam kurun waktu satu bulan terakhir saja menunjukkan tren yang positif. Tercatat lebih dari seribu kegiatan pencegahan dilaksanakan. Artinya, naik lebih dari 50 persen dari jumlah per September 2026," ucap perempuan akrab disapa Ana disapa ini.
Di masa non-tahapan ini, kata dia, tidak ada waktu berdiam diri bagi jajaran pengawas pemilu.
Sebaliknya, ruang ini dimanfaatkan secara optimal memperkuat basis kelembagaan, memperluas jejaring, serta memberikan pendidikan politik berkelanjutan kepada masyarakat.
Baca Juga: Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel
"Upaya pencegahan yang kami lakukan secara konsisten sejak awal ini akan meminimalisasi potensi pelanggaran ketika masa tahapan pemilu nantinya. Fokus kita adalah membumikan literasi pengawasan pemilu di tengah masyarakat," papar Ana menegaskan.
Sementara, Anggota Bawaslu Sulsel membidangi Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Saiful Jihad menambahkan, data aktivitas pencegahan mencerminkan semangat kreativitas dan proaktif jajaran Bawaslu kabupaten kota dalam memanfaatkan berbagai kanal pencegahan.
"Data penambahan 1.430 kegiatan tersebut beragam instrumen pencegahannya. Mulai sosialisasi pendidikan pemilih, publikasi informasi pengawasan, kerja sama antarlembaga, hingga pemetaan potensi kerawanan di wilayah masing-masing," tutur dia.
Saiful mengemukakan, sektor publikasi dan kerja sama strategis menjadi motor pendorong utama dalam lonjakan kegiatan pencegahan di berbagai daerah. Terdapat akselerasi dan sinergi di beberapa daerah.
"Seperti Parepare mencatatkan penambahan 174 kegiatan, Bulukumba 143 kegiatan. Begitu pula di Luwu Timur dan Wajo yang persentase kenaikannya meningkat signifikan. Ini menandakan kanal publikasi dan kolaborasi Bawaslu di daerah semakin terbuka lebar," katanya.
Meski demikian, ia menambahkan Bawaslu Sulsel terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkesinambungan terhadap seluruh jajaran Bawaslu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri
-
Bahtiar Baharuddin Bantah Cawe-cawe Proyek Bibit Nanas Rp52,4 Miliar
-
Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu
-
53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi
-
Penyelundupan Kuda Laut Kering Tujuan Kendari Terbongkar