- Polda Sulawesi Tenggara menahan dua oknum polisi Polres Baubau di tempat khusus terkait dugaan penganiayaan wartawan.
- Penahanan selama tujuh hari ini dilakukan di Mapolda Sultra untuk pemeriksaan intensif atas dugaan pelanggaran kode etik.
- Insiden bermula dari ketegangan penghapusan video rekaman saat korban menanyakan kasus narkoba di ruangan Satresnarkoba.
SuaraSulsel.id - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menahan dua oknum polisi dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kota Baubau di tempat khusus (patsus) terkait dugaan penganiayaan dan intimidasi terhadap seorang wartawan TV One Jamil di Kota Baubau.
Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian di Kendari, Minggu malam (11/10), mengatakan kedua personel kepolisian berinisial Brigpol HS dan Bripda AA tersebut dipatsus selama tujuh hari di Bidang Propam Polda Sultra untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
"Dua anggota itu sudah ditahan di Propam Polda dan menjalani penempatan khusus selama tujuh hari guna percepatan pemeriksaan. Durasi patsus ini bisa diperpanjang sesuai kebutuhan proses hukum," kata Iis Kristian.
Ia menjelaskan penahanan tersebut dilakukan menyusul dugaan pelanggaran kode etik dan tindakan tegas terhadap Jamil, jurnalis TV One, yang terjadi saat menjalankan tugas jurnalistik.
Iis menjelaskan langkah cepat penanganan kasus ini diawali dengan pemeriksaan pendahuluan oleh Propam Polres Baubau sesaat setelah peristiwa terjadi.
Selanjutnya, menyikapi tuntutan aliansi jurnalis, Tim Propam Polda Sultra bertolak ke Baubau pada tanggal 9 Oktober untuk mendalami keterangan saksi.
"Pada Sabtu, 10 Oktober, kedua terduga pelanggar itu langsung dibawa dari Baubau ke Mapolda Sultra di Kendari dan ditempatkan di patsus," ujarnya.
Hingga saat ini, tim penyidik telah memeriksa lima orang saksi guna mengklarifikasi insiden tersebut, di antaranya Kasat Narkoba, Kanit Resnarkoba, seorang anggota, serta dua orang warga sipil wanita yang berada di lokasi kejadian.
Iis menerangkan peristiwa itu bermula pada Jumat malam 7 Oktober 2026 sekitar pukul 21.30 WITA, ketika Satresnarkoba Polres Baubau tengah mendalami keterangan dari masyarakat terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkoba di ruang pemeriksaan.
Baca Juga: Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD
"Sekitar pukul 23.00 WITA, korban (Jamil) masuk ke ruangan Unit 1 untuk menanyakan keberadaan Kasat Narkoba. Karena yang bersangkutan tidak berada di tempat, korban lantas menyapa dan bertanya kepada dua wanita yang ada di ruangan tersebut hingga terjadi adu mulut," jelasnya.
Dalam situasi bersitegang itu, korban mengambil handphone untuk merekam suasana di dalam ruangan. Melihat keributan tersebut, Brigpol HS mendatangi korban dan meminta rekaman video tersebut dihapus.
Lantaran korban menolak, terjadi aksi tarik-menarik telepon seluler yang menyebabkan keduanya terjatuh. Brigpol HS kemudian merebut gawai milik korban dan memerintahkan Bripda AA untuk mengecek serta menghapus seluruh dokumen video yang telah direkam.
"Brigpol HS juga sempat membawa korban ke ruangan Ops Satnarkoba dan mengunci pintu. Setelah dipastikan seluruh video dihapus oleh Bripda AA, gawai korban diletakkan di atas meja ruang Satreskrim sebelum akhirnya diambil kembali oleh korban," ungkap Iis.
Menanggapi insiden tersebut, Iis menegaskan komitmen institusinya untuk menghormati kebebasan pers serta menjadikan insan pers sebagai mitra strategis yang dilindungi undang-undang.
"Dalam rangka penegakan disiplin dan kode etik, kami pastikan tidak segan-segan memberikan tindakan dan sanksi tegas jika terbukti bersalah. Kasus ini kami proses secara profesional, transparan, dan akuntabel," sebut Iis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi
-
Hiromu Tanaka Tampil Beringas Saat Lumpuhkan PSM Makassar
-
Empat Tahun Memimpin, BRI Konsisten Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia
-
Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi
-
Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel