Muhammad Yunus
Senin, 17 Agustus 2026 | 08:07 WIB
Suasana di sekitar pesisir Kepulauan Selayar yang sepi aktivitas, karena sebagian warganya masih memilih mengungsi di wilayah perbukitan akibat trauma dengan dampak gempa di Flores, NTT [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Sekitar lima puluh kepala keluarga di Kecamatan Pasimarannu mengungsi ke perbukitan karena trauma gempa sebelumnya.
  • BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar menyatakan gempa magnitudo tujuh tersebut merusak tiga belas rumah warga tanpa korban jiwa.
  • Petugas BPBD harus menempuh perjalanan laut selama dua belas jam untuk menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi.

Untuk sementara, kebutuhan warga yang mengungsi masih dipenuhi secara mandiri.
13 Rumah Terdampak

Gempa M7,0 Flores juga berdampak pada sejumlah bangunan di Selayar. BPBD mencatat 13 rumah mengalami kerusakan, terdiri atas sembilan rumah rusak ringan dan empat rumah rusak sedang.

Sebagian rumah di Kecamatan Pasilambena bahkan terdampak hempasan air laut yang masuk ke permukiman setelah getaran gempa.

Selain rumah, sejumlah perahu nelayan juga mengalami kerusakan atau terbawa hingga ke daratan.

Meski menimbulkan kerusakan, gempa tersebut dilaporkan tidak menyebabkan rumah warga ambruk maupun korban luka dan jiwa di Selayar.

Load More