- Kebakaran melanda teras lantai dua Nipah Mall Makassar pada Minggu malam, 9 Agustus 2026, memicu kepanikan pengunjung.
- Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan 30 unit mobil dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 20 menit tanpa korban jiwa.
- Manajemen Nipah Park menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan mal beroperasi normal keesokan harinya.
SuaraSulsel.id - Kepulan asap dan kobaran api sempat membuat pengunjung Nipah Mall Makassar panik pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 21.48 wita.
Kebakaran terjadi ketika aktivitas di pusat perbelanjaan tersebut belum sepenuhnya berakhir dan sebagian pengunjung masih berada di dalam gedung.
Api muncul di area lantai dua tepatnya pada bagian teras di sekitar fasad gedung dan tempat penampungan barang milik salah satu tenant.
Kepulan asap kemudian terlihat dari dalam area mal hingga memicu kepanikan pengunjung dan petugas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Fadli Wellang mengatakan api tidak sampai menjalar ke dalam toko. Kobaran hanya mengenai area teras yang digunakan sebagai tempat penampungan sejumlah perlengkapan.
"Hanya di teras. Di situ ada penampungan barang. Jadi yang terbakar perlengkapan yang biasanya digunakan staf toko," kata Fadli.
Ia mengatakan sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas kemudian berhasil mengendalikan api sekitar 20 menit setelah proses pemadaman dilakukan.
Kebakaran sempat menimbulkan kepanikan karena mal masih dalam masa operasional. Sejumlah pengunjung dan petugas langsung diarahkan keluar dari area gedung untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar.
Dua orang juga sempat dibawa ke rumah sakit setelah mengalami sesak napas akibat paparan asap. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi
Informasi awal mengenai penyebab kebakaran sempat mengarah pada dugaan korsleting listrik pada lampu neon box.
Namun, pihak manajemen Nipah Park atau Mal Nipah menyatakan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Api Ditangani dari Dalam Gedung
Property General Manager Nipah Park & Office, Aswan Amiruddin mengatakan petugas internal langsung bergerak begitu melihat percikan api pada bagian fasad gedung di atas signage salah satu tenant.
Petugas awalnya menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di dalam gedung. Ketika api belum sepenuhnya dapat dikendalikan, penanganan dilanjutkan menggunakan selang hydrant.
Pada saat yang sama, petugas melakukan evakuasi terhadap pengunjung, tenant, dan pekerja yang masih berada di dalam gedung.
"Begitu peristiwa diketahui manajemen segera mengambil tindakan dengan melakukan evakuasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran serta aparat terkait. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujar Aswan, Senin, 10 Agustus 2026.
Kata Aswan, kondisi angin di sekitar lokasi turut menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.
Karena api belum dapat sepenuhnya ditangani oleh tim internal, petugas pemadam kebakaran kemudian mengambil alih proses pemadaman.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari 30 menit.
Kesigapan petugas internal sejak awal, kata Aswan, menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas ke bagian lain gedung.
"Kami mengapresiasi tindakan sigap dari manajemen dan aparat di lapangan sehingga api dapat segera ditangani dan situasi dapat dikendalikan dengan baik," katanya.
Setelah proses pemadaman selesai, manajemen bersama petugas terkait melakukan pengecekan terhadap kondisi area mal untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa maupun potensi bahaya lain bagi pengunjung dan tenant.
Penyebab Masih Diselidiki
Manajemen Nipah Park belum menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut.
Aswan mengatakan pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak dan aparat yang berwenang.
Karena itu, manajemen meminta masyarakat tidak mengambil kesimpulan maupun menyebarkan informasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar.
"Hingga saat ini penyebab pasti peristiwa tersebut belum dapat dipastikan. Kami menyerahkan proses pemeriksaan dan penyelidikan kepada pihak serta aparat yang berwenang," ujarnya.
Manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, tenant, pengunjung, dan seluruh pihak yang membantu proses evakuasi serta penanganan kebakaran.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika aktivitas pusat perbelanjaan masih berlangsung.
Namun, proses evakuasi dan pemadaman yang dilakukan secara cepat membuat kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar.
Beroperasi Normal
Sehari setelah kebakaran, manajemen memastikan kondisi lingkungan Nipah Park dan kawasan perkantoran di dalam kompleks tersebut kembali aman dan kondusif.
Nipah Park tetap beroperasi normal dengan jam buka mulai pukul 10.00 Wita.
Manajemen memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengunjung, tenant, serta seluruh petugas menjadi perhatian utama sebelum kegiatan operasional kembali berjalan.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam proses pemeriksaan dan memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku," kata Aswan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Begini Strategi Damkar Padamkan Api Nipah Mall, Salah Satu Gedung Tinggi di Makassar
-
Menjerit Harga Pakan Meroket! Ribuan Peternak di Sulsel Terancam Gulung Tikar
-
Kalla: Nipah Mall Aman dan Kondusif Usai Kebakaran
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi