Sistem pemasarannya pun kini berjalan lebih modern dan praktis berkat kepercayaan yang telah terbangun lama. Para pemilik toko dari Pamekasan hingga Sampang cukup menghubunginya melalui telepon untuk melakukan pemesanan. Begitu pesanan masuk, Rosidah langsung menyiapkan logistik pengiriman untuk menyuplai toko-toko tersebut secara rutin.
Sejalan dengan peningkatan volume usaha, omzet penjualan gula merah Rosidah pun terus meroket dari waktu ke waktu. Pendapatan yang berlipat ganda ini tidak hanya membuat bisnisnya kian sehat secara finansial, tetapi juga menjadi mesin penggerak kesejahteraan bagi keluarganya. Keberhasilan usaha di desa ini bahkan mampu mengantarkan kedua anaknya membuka usaha di Surabaya.
Bagi Rosidah, kemitraan dengan BRI tidak hanya sebatas hubungan antara debitur dan kreditur, tetapi telah berkembang menjadi hubungan yang erat layaknya keluarga. Kedekatan tersebut terjalin melalui kunjungan rutin petugas BRI ke rumah dan dapur produksinya. Kehadiran petugas tidak dirasakan sebagai bentuk pengawasan, melainkan pendampingan yang tulus dan memberikan semangat dalam menjalankan usaha.
Melalui kunjungan tersebut, petugas BRI dapat melihat langsung perkembangan usaha sekaligus memberikan pendampingan dan pelatihan untuk mendukung pertumbuhan bisnis Rosidah. Komunikasi yang terjalin pun sangat terbuka, sehingga setiap kebutuhan konsultasi dapat segera memperoleh solusi. Selain itu, Rosidah juga merasakan manfaat dari fleksibilitas layanan BRI yang memungkinkan penambahan modal usaha di tengah masa pinjaman berjalan, sehingga kebutuhan operasional usahanya dapat tetap terpenuhi dengan baik.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan, sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM, BRI secara konsisten memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai daerah guna mendorong peningkatan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat sektor riil yang menjadi fondasi perekonomian nasional.
Komitmen tersebut tercermin dari realisasi KUR BRI hingga Juni 2026 tercatat sebesar Rp 103,81 Triliun atau setara 54,63% dari kuota KUR BRI tahun ini sebesar Rp190 Triliun. Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 75,02% dari total KUR yang telah disalurkan.
“Kisah Rosidah membesarkan usaha Gula Merah di Sumenep jadi kisah inspiratif dari pelaku UMKM yang memanfaatkan KUR sebagai akses permodalan usaha dan terus berkembang melalui pemberdayaan BRI. Semoga kisah ini menjadi kisah inspiratif yang dapat direplikasi oleh pelaku UMKM lainnya di berbagai wilayah di Indonesia,” tegas Akhmad. ***
Berita Terkait
-
Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara
-
Latihan Pestapora Makassar Segera Digelar, Simak Cara Beli Tiket dan Nikmati Promo BRImo
-
JPMorgan Validasi Transformasi BRI, Rekomendasi BBRI Naik Jadi Overweight
-
Kisah Rosyidah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Bangun UMKM Olahan Laut di Indramayu
-
Dedikasi Tanpa Batas, Mantri BRI Jadi Penggerak Pemberdayaan Ekonomi di Sumatera Utara
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045