- Gempa magnitudo 6,7 di Parigi Moutong berdampak pada 285 jiwa serta merusak sejumlah rumah dan fasilitas umum.
- Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan logistik selama masa tanggap darurat sejak 17 hingga 23 Juni 2026.
- BPBD Sigi melaporkan sebanyak 8.586 warga terdampak gempa dengan rincian 2.335 rumah rusak serta tiga orang meninggal.
SuaraSulsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 285 jiwa atau 91 Kepala Keluarga (KK) warga di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terdampak gempa magnitudo 6,7.
"285 jiwa terdampak bencana tersebar di 19 desa tujuh kecamatan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Moh Rivai dihubungi dari Palu, Minggu (21/6).
Ia menjelaskan data tersebut telah dilakukan asesmen lapangan dan segera dikunci, selanjutnya dilaporkan ke BPBD Sulawesi Tengah untuk penanganan lanjutan.
Dampak gempa magnitudo 7,6 terjadi pada Selasa (16/6) di daerah itu memberikan efek kerusakan terhadap sejumlah infrastruktur, tercatat 87 rumah rusak, 83 rusak ringan, 3 rusak sedang dan 1 rusak berat.
Termasuk 2 kantor pemerintahan mengalami dampak, kemudian masjid, gereja dan sekolah masing-masing 1 unit, serta dua unit pura.
"5 fasilitas kesehatan juga mengalami kerusakan, 3 bangunan rusak ringan dan 2 bangunan lainnya rusak sedang," ujarnya.
Ia mengemukakan pada masa tanggap darurat berlangsung sejak 17 hingga 23 Juni 2026, Pemkab Parigi Moutong telah melakukan langkah-langkah percepatan yakni asesmen lapangan maupun penyaluran bantuan kebencanaan berupa logistik pangan dan kebutuhan mendesak lainnya.
"Bantuan sudah kami salurkan semua kepada korban gempa sebanyak 100 paket, 25 paket diantaranya dari BPBD dan 75 paket dari Dinas Sosial. Bantuan itu diberikan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," ucapnya.
Kata dia masa tanggap darurat Pemkab Parigi Moutong tidak membuka posko kesehatan, melainkan memaksimalkan fasilitas kesehatan (Puskesmas) di sekitar wilayah terdampak.
Baca Juga: Pasca Gempa: Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Jembatan III Palu
Sementara itu BPBD Kabupaten Sigi melaporkan, hingga Sabtu (20/6) jumlah rumah rusak akibat bencana gempa di daerah tersebut mencapai 2.335 unit, terdiri dari rusak ringan 1.955 unit, rusak sedang 226 unit dan rusak berat 154 unit.
Lalu total korban dan terdampak sebanyak 8.586 jiwa dengan jumlah 2.775 kepala keluarga (KK), dengan rincian korban luka berat 17 orang dan luka ringan 108 orang serta tiga warga meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pemprov Sultra Bakal Lelang Kendaraan Dinas, Ini Jadwal dan Cara Ikut
-
Berjuang Hingga Dini Hari, Ojol di Makassar Ungkap Pahitnya Data Pertumbuhan Ekonomi
-
Pria Tega Perintahkan Istri Buang Bayi Masih Diburu Polisi
-
BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Beragam Promo KPR, KKB, hingga Travel Fair
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa