Muhammad Yunus
Sabtu, 18 April 2026 | 15:36 WIB
SPBU Pertamina (Foto: Dok. Pertamina)
Baca 10 detik
  • Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite di seluruh Indonesia mulai 18 April 2026.
  • Harga produk BBM tersebut di Sulawesi Selatan mengalami lonjakan signifikan akibat mengikuti fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar.
  • Pertamina memastikan kenaikan tidak memicu kepanikan karena tingkat konsumsi BBM tersebut di Sulawesi Selatan tergolong sangat kecil bagi masyarakat.

"Seharusnya ini tidak menyebabkan panic buying. Karena memang segmen pengguna BBM ini juga terbatas," katanya.

Kenaikan harga BBM nonsubsidi sendiri umumnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

Penyesuaian harga ini juga menjadi bagian dari mekanisme yang mengikuti kondisi pasar global.

Di Sulawesi Selatan, mayoritas masyarakat masih menggunakan BBM jenis Pertalite dan Pertamax yang harganya tidak mengalami perubahan pada periode ini.

Hal ini turut menjadi faktor yang meredam potensi lonjakan permintaan akibat perubahan harga pada BBM nonsubsidi tertentu.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk bijak dalam mengonsumsi BBM serta menyesuaikan dengan kebutuhan kendaraan masing-masing.

Penggunaan BBM dengan spesifikasi yang tepat dinilai lebih penting dibanding sekadar mempertimbangkan harga.

Di sisi lain, transparansi informasi harga melalui platform digital seperti MyPertamina juga dinilai membantu masyarakat dalam mengakses informasi terbaru secara cepat dan akurat.

Dengan adanya penyesuaian harga ini, Pertamina berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, termasuk potensi isu kelangkaan atau lonjakan harga lanjutan.

Baca Juga: SPBU Kehabisan Stok, Bensin Dijual Rp50 Ribu/Liter Akibat Blokade Jalan Luwu

Kenaikan harga BBM nonsubsidi memang menjadi dinamika yang tidak terpisahkan dari kondisi energi global.

Namun dengan proporsi konsumsi yang masih terbatas di Sulsel, dampaknya diperkirakan tidak akan terlalu signifikan terhadap aktivitas masyarakat secara luas.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More