- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai proyek pembangunan jalan strategis di Kecamatan Seko untuk meningkatkan konektivitas ekonomi masyarakat setempat.
- Proyek infrastruktur tersebut dikerjakan melalui kolaborasi pendanaan antara APBN yang telah berjalan serta dukungan APBD Provinsi Sulawesi Selatan.
- Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengimbau masyarakat mendukung kelancaran konstruksi meskipun pengerjaan fisik dapat menghambat mobilitas warga di lokasi.
SuaraSulsel.id - Harapan masyarakat Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, untuk menikmati akses jalan yang lebih layak mulai menemui titik terang.
Proyek pembangunan jalan yang selama ini dinantikan resmi dimulai sebagai langkah nyata memutus keterisolasian wilayah serta meningkatkan konektivitas ekonomi masyarakat setempat.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa pengerjaan jalur strategis ini dilakukan secara bertahap melalui skema kolaborasi pendanaan yang solid.
Saat ini, pengerjaan melalui APBN telah resmi dimulai di lapangan, sementara anggaran dari APBD Provinsi dipastikan akan menyusul untuk berjalan dalam waktu dekat.
Andi Sudirman menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian infrastruktur di Seko.
Meskipun pemerintah daerah saat ini sedang menghadapi kondisi efisiensi anggaran, ia menegaskan bahwa pembangunan tetap berjalan dengan memprioritaskan program-program strategis sesuai kemampuan keuangan daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun menaruh perhatian besar pada proyek ini agar pengerjaan tetap fokus pada skala prioritas di tengah keterbatasan yang ada.
Gubernur berharap proses pembangunan ini mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat sekitar agar seluruh tahapan konstruksi dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Selain dukungan, pemerintah juga memohon maaf kepada para pengguna jalan jika aktivitas mobilitas sedikit terhambat akibat adanya alat berat dan pengerjaan fisik di lokasi.
Baca Juga: Jufri Rahman Minta Pemimpin Daerah: Tenang Dalam Tekanan, Berani Prioritaskan Rakyat!
Masyarakat diimbau untuk memaklumi potensi gangguan akses tersebut demi tercapainya infrastruktur jalan yang jauh lebih baik di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka
-
Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 11 Polisi Diperiksa Propam
-
Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun
-
Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur
-
Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan