- Pemprov Sulsel menggelar silaturahmi dan penyerahan apresiasi di Rujab Gubernur pada Minggu (29/3/2026) malam.
- Gubernur Andi Sudirman menyerahkan ratusan hadiah kepada penerima prestasi berbagai sektor.
- Apresiasi diberikan atas kinerja pembangunan daerah, prestasi akademik, dan pengelolaan lingkungan hidup.
SuaraSulsel.id - Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara silaturahmi dan penyerahan apresiasi yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (29/3/2026) malam.
Kegiatan yang dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga pelajar itu menjadi malam penuh penghargaan.
Ratusan hadiah dan bentuk apresiasi dibagikan langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, kepada berbagai pihak yang dinilai berprestasi.
Apresiasi tersebut mencakup berbagai bidang kegiatan, mulai dari institusi vertikal, program keagamaan, dunia pendidikan, hingga pembinaan masyarakat di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.
Menurut Andi Sudirman, penghargaan yang diberikan merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakat dan aparatur yang telah menunjukkan kinerja dan prestasi di bidang masing-masing.
“Apresiasi ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga dorongan agar seluruh aparatur dan mitra kerja terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Beragam hadiah disiapkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari paket umrah bagi siswa dan masyarakat, dana pembinaan, sepeda listrik, hingga beasiswa pendidikan bagi mereka yang berprestasi.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah dua siswa SMA asal Kabupaten Bantaeng yang menerima penghargaan sekaligus bantuan pembinaan.
Keduanya berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih juara dalam kompetisi internasional.
Baca Juga: ASN dan Kepala Desa di Sulsel Latihan Militer Jadi Tentara Cadangan
Tidak hanya pelajar, sejumlah kepala daerah juga menerima apresiasi dari gubernur. Para bupati dan wali kota tersebut dinilai berhasil membawa daerahnya meraih berbagai penghargaan tingkat nasional.
Penilaian kabupaten dan kota berprestasi itu didasarkan pada sejumlah indikator makro pembangunan.
Di antaranya penurunan angka kemiskinan, ketimpangan pengeluaran masyarakat, tingkat partisipasi angkatan kerja, tingkat pengangguran terbuka, indeks pembangunan manusia (IPM), hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
Beberapa daerah yang menerima penghargaan antara lain Parepare, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Takalar, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Barru, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Wajo, hingga Kabupaten Bone.
Sementara pada kategori lingkungan, penghargaan Adipura Tahun 2025 juga diberikan kepada sejumlah daerah yang dinilai berhasil menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Di antaranya Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Pinrang, serta Parepare.
Tak berhenti di situ, Pemerintah Provinsi Sulsel juga memberikan apresiasi kepada desa-desa berprestasi melalui Program Apresiasi Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah
-
Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI
-
Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual