- Satgas Operasi Madago Raya Polda Sulteng melaksanakan hipnoterapi menyasar keluarga eks napiter di Poso Pesisir.
- Kegiatan soft approach ini bertujuan memulihkan psikologis, menumbuhkan pikiran positif, dan menjaga stabilitas keamanan.
- Sebanyak 73 peserta mengikuti program ini untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kembali berbaur harmonis.
SuaraSulsel.id - Satuan Tugas Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah operasi.
Dengan melaksanakan kegiatan hipnoterapi yang menyasar keluarga eks narapidana terorisme (napiter) serta masyarakat di Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.
Kepala Satgas III Preventif Operasi Madago Raya Polda Sulteng Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre di Palu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya soft approach untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah berkembangnya kembali paham radikalisme di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan hipnoterapi ini, kami ingin membantu masyarakat, khususnya keluarga eks napiter, agar lebih tenang, percaya diri, serta menumbuhkan pola pikir positif,” katanya, Minggu 21 Desember 2025.
Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pemulihan psikologis dan penguatan mental masyarakat.
Program hipnoterapi, kata dia, juga menjadi bagian dari upaya membangun kedamaian dan memperkuat kehidupan sosial di wilayah ini.
Ia juga menegaskan bahwa perhatian terhadap kondisi psikologis warga menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan secara berkelanjutan.
Harus melibatkan berbagai elemen masyarakat agar keamanan di wilayah operasi tetap terjaga, khususnya Kabupaten Poso.
Program hipnoterapi ini menyasar dua wilayah, yakni keluarga eks napiter dan masyarakat Desa Ueralulu, serta keluarga eks napiter dan masyarakat Dusun Tamanjeka.
Baca Juga: BNPT Mudahkan Korban Terorisme Klaim Hak: Cukup Klik 2 Link Ini
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 73 peserta, terdiri atas 41 orang dari Desa Ueralulu dan 32 orang dari Dusun Tamanjeka.
“Harapannya, mereka dapat kembali berbaur secara harmonis dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu
-
53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi
-
Penyelundupan Kuda Laut Kering Tujuan Kendari Terbongkar
-
Syahrir: Penutupan Ekspor Benih Lobster Tak Cukup Hentikan Penyelundupan
-
Bandara Riyadh Diserang, Bagaimana Nasib Jemaah Umrah asal Makassar?