Perluasan Program ke Kabupaten Lain di Sulawesi Selatan
Kesuksesan ekspor dari Bone mendorong perluasan program pisang cavendish ke daerah lain.
PT Cipta Agri Pratama bersama Pemprov Sulsel telah memulai penanaman perdana di beberapa kabupaten lain seperti Sidrap, Gowa, dan Bantaeng.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa lebih banyak petani mendapatkan akses terhadap sistem pertanian modern, pembiayaan yang mudah, dan kepastian pasar.
Dengan pengembangan yang merata di berbagai wilayah, program ini diproyeksikan akan memberikan dampak ekonomi yang besar.
Baik dalam hal peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Inisiatif dari Penjabat Gubernur Bahtiar Baharuddin
Program budidaya pisang cavendish ini tidak terlepas dari inisiatif Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, yang berkomitmen membangun ekosistem agribisnis terintegrasi.
Bahtiar mendorong petani untuk menanam pisang cavendish sebagai komoditas ekspor andalan.
Baca Juga: Gurita Bantaeng Mendunia: Ekspor Perdana Rp2,3 Miliar ke Amerika Latin
Tak hanya itu, ia juga menggandeng perbankan untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp100 juta per hektare guna mendukung modal petani.
Dari sisi pemasaran, Bahtiar telah menandatangani MoU dengan perusahaan Great Giant Foods (GGF), salah satu pemain besar di industri buah nasional, yang siap menyerap seluruh hasil produksi pisang cavendish dari Sulawesi Selatan.
Dukungan OJK dan Proyeksi Keuntungan Petani
Dukungan dari sektor keuangan juga semakin memperkuat keberhasilan program ini.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, Darwisman, menyatakan bahwa potensi bisnis pisang cavendish sangat menjanjikan sehingga perbankan tidak ragu untuk menyalurkan pembiayaan.
Berdasarkan perhitungan OJK, satu hektare lahan pisang cavendish mampu menghasilkan pendapatan kotor sekitar Rp360 juta per tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah