Menurut sumber itu, pertemuan tersebut berlangsung di rumah Jokowi di Solo beberapa bulan lalu.
Disitu, Jokowi langsung meminta RMS agar bersedia membantu membesarkan PSI secara nasional.
"Jokowi meminta bantuan RMS untuk besarkan PSI dan diiyakan (oleh RMS)," ungkapnya, Jumat, 9 Mei 2025 lalu.
RMS, katanya disiapkan posisi strategis di tubuh PSI. Yakni sebagai Ketua DPP dan akan jadi ketua PSI di Sulsel.
Posisi ini serupa dengan jabatan RMS di Partai NasDem, yang sebelumnya merangkap sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP sekaligus Ketua DPW di Sulsel.
Jokowi disebut tertarik dengan gaya kepemimpinan RMS yang dinilai militan dalam membesarkan NasDem di Sulsel. Hal itulah yang mendorong dirinya ingin menjadikan RMS sebagai figur penggerak utama di PSI.
Ketika ditanya apakah manuver ini berkaitan dengan persiapan Pilpres 2029, sang informan menampiknya.
Menurutnya, Jokowi hanya ingin aktif sebagai pengurus partai politik, setelah peluangnya mengambil alih Partai Golkar tertutup.
"Beliau (Jokowi) mau masuk parpol. Di PSI dipersiapkan jadi Dewan Pembina, tapi beliau ingin partai ini bisa besar seperti NasDem karena merasa Golkar sudah tidak ada kemungkinan untuk diambil," katanya.
Baca Juga: Rusdi Masse Bertemu Jokowi di Solo, Makin Mantap Gabung PSI?
Ia melanjutkan, hubungan akrab antara Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Rusdi Masse disebut juga jadi alasan kuat di balik isu kepindahan RMS ke partai berlambang mawar itu.
Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak RMS terkait kabar ini.
Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif yang dikonfirmasi sebelumnya membantah rumor tersebut.
"Ah ga benar. Sudah itu saja," tegas Syahar.
Syahar menyebut RMS tidak pernah sekalipun menyinggung soal rencana pindah partai.
Menurutnya, RMS masih fokus membesarkan NasDem di Sulsel dan aktif mengikuti agenda partai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kepala BGN dan Gubernur Sulsel Resmikan SPPG Wilayah 3T di Takalar
-
250 Pengemudi Ojol di Makassar Dapat BBM Gratis
-
Mendagri Punya Waktu 30 Hari untuk Copot Bupati Gowa, Ini Alasannya
-
Uji Coba Sistem Rujukan Baru JKN: Pasien Langsung ke Rumah Sakit Sesuai Penyakit
-
Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar