SuaraSulsel.id - Seorang wanita bernama Urwatul Usqa diduga jadi korban malpraktik dokter kandungan. Korban bahkan harus dirawat di ruang ICU hampir tiga bulan.
Kasus ini berawal saat Urwatul menjalani proses bersalin secara caesar di RS Paramount Makassar pada 8 Januari 2024 lalu. Ia ditangani oleh dokter kandungan bernama dr AA.
Suami korban, Yusran Ihsan, mengatakan sehari setelah operasi melahirkan, muncul nanah kecil berwarna ungu di bagian perut sebelah kanan istrinya. Luka itu awalnya hanya terasa nyeri.
Yusran mengaku sempat menanyakan soal luka itu ke dokter AA. Apalagi pasca operasi perut korban masih membesar, tapi dokter menjawab mungkin hanya efek anestesi saja.
Namun dua hari berselang pasca operasi, kata Yusran luka itu meluas di perut istrinya. Kondisinya panas, susah gerak dan air susu sudah tidak keluar.
"Dan dokter (AA) menyimpulkan itu gejala herpes yang bisa menular ke orang lain. Jadi dia sarankan isolasi diri dan menjauh dari bayi, dan itu membuat istri saya down seketika," kata Yusran.
Yusran melanjutkan, pada tanggal 14 Januari, luka itu mengeluarkan cairan bening dengan aroma yang tidak sedap. Mereka kemudian periksa ke dokter spesialis kulit dan disebut terjadi selulitis (bakteri yang masuk ke kulit).
Korban kemudian kembali dibawa ke rumah sakit Paramount. Namun di sana mereka disuruh ke IGD rumah sakit Wahidin Sudirohusodo karena tidak bisa ditangani.
"Dirumah sakit Paramount kami sempat minta rujukan tapi tidak dikasih, katanya tidak perlu karena IGD mana pun pasti terima pasien BPJS," ucapnya.
Baca Juga: Sadis! Sebelum Bunuh dan Dicor Dalam Rumah, Hengki Ingin Bakar Istri Hidup-hidup
Karena tidak ada rujukan, pihak RSWS tidak melakukan pemeriksaan secara detail. Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit Labuang Baji dan ditangani oleh dokter ahli.
Dari hasil pemeriksaan, dokter menemukan ada kebocoran usus sebelah kanan sehingga feses dan bakteri keluar di dalam perut.
"Dokter bertanya apa ada riwayat penyakit, saya bilang tidak ada. Gula, hipertensi, kolesterol semua normal karena itu semua dicek sebelum operasi caesar," ucapnya.
Kata Yusran, semakin hari, luka itu sudah menyebar ke seluruh perut dan punggung istrinya. Pasien kembali dirujuk ke RS Wahidin untuk tindakan operasi besar.
"Dan dokter obgyn itu sempat menelpon. Katanya tidak ada yang ganjil, semua sudah sesuai prosedur. Yang intinya baik tindakan maupun obat, semua sudah sesuai, dia bilang tidak ada kesalahan dari pihak mereka," ucapnya.
Yusran menyayangkan dokter kandungan itu hingga kini tidak punya niat baik untuk menindaklanjuti keluhan istrinya. Apalagi ada pembiaran dari pihak rumah sakit Paramount.
Ia juga sudah melaporkan kasus ini ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Yusran berharap tidak ada lagi pasien lain yang mengalami kesalahan prosedur saat ditangani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
MBG Hilang dari Sejumlah Sekolah di Kota Makassar
-
Gubernur Sulsel Beri Bantuan Keluarga Ibu Helmi yang Viral Saat Penertiban di CPI
-
PMII Makassar Ancam Gelar 'Reformasi Total Jilid II', Ajak BEM dan Buruh Konsolidasi Besar-besaran
-
Update Terbaru SPMB Sulsel: Zonasi 2 Dibuka 17 Juni, Intip Syarat dan Kuota Barunya di Sini
-
100 Kader Posyandu Sulsel Dibekali 25 Keterampilan Dasar