SuaraSulsel.id - Kasus penggelapan dana yang dilakukan oleh karyawan terhadap bosnya kembali viral di media sosial. Kali ini terjadi di kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
Sang pelaku memakai uang hasil tilepan untuk memenuhi gaya hidupnya yang hedon. Uang itu digunakan untuk membeli iphone, hingga cicil mobil.
Pelaku berinisial SS merupakan seorang perawat yang bertugas sebagai kasir apotek di daerah pasar Pangkajene, Kabupaten Sidrap. Ia menguras puluhan juta uang toko untuk memenuhi gaya hidupnya.
"Uangnya digunakan untuk beli iphone dan DP mobil," ujar akun Arianthy Fitrihani yang mengunggah video sang karyawan tersebut.
SS diduga menilep uang toko setiap harinya berkisar Rp300-Rp500 ribu. Aksinya sudah dilakukan selama bekerja setahun terakhir.
Dalam video yang beredar di media sosial, kasus ini terungkap setelah seorang pelanggan curiga dengan gerak-gerik pelaku yang berusaha menyembunyikan uang pembelian ke saku celananya saat membeli obat. Pelanggan itu kemudian menceritakan hal tersebut ke pemilik apotek.
Dari keterangan pemilik apotek, Bakri, mengatakan SS sudah mengakui perbuatannya. Dalam sebulan ia bisa mengumpulkan uang hingga puluhan juta dari tindakan curangnya itu.
Bakri mengaku tidak menaruh curiga sama sekali terhadap SS. Sebab, ia sudah diberi kepercayaan penuh untuk mengelola kas keluar dan masuk.
"Dia karyawan, kasir juga. Sudah dipercaya penuh atur uang," kata Bakri.
Baca Juga: Mahasiswa di Sidrap Bikin Laporan Palsu ke Polisi, Ngaku Dibegal Ternyata Terlilit Pinjol
Namun, SS jadi perhatian sebab tampangnya yang lugu, tapi aksinya dianggap suhu. Dari video yang diunggah pemilik apotek, ekspresi mukanya seperti biasa saja setelah terciduk menilep uang.
"Diam seperti cupu, bergerak bawa pulang mobil," tulis akun @adnggg_.
"Dengan polosnya bilang hanya Rp300 ribu per hari. Prinsipnya pasti, ngapain capek capek kerja kalau uang bisa dicuri," timpal akun @muhiksan_.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta