SuaraSulsel.id - Gempa bumi berkekuatan 6,6 magnitudo yang mengguncang wilayah Kota Ternate dan kabupaten lainnya di Maluku Utara mengakibatkan seorang pekerja tower terjatuh dan meninggal dunia sekitar pukul 12.50 WIT, Rabu 22 November 2023.
Kasi Humas Polres Ternate, Iptu Wahyuddin mengatakan korban atas nama M Danur Sahfan Rifai (22) dinyatakan meninggal dunia dan jasadnya sudah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoerie Ternate untuk dilakukan autopsi guna mendukung penyilidikan dari tim Reskrim Polres Ternate.
Korban yang bersama rekan - rekannya melakukan pekerjaan dalam membongkar tower jaringan telekomunikasi di Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah, namun korban meninggal dunia akibat terjatuh dari tower dengan ketinggian 20 - 30 meter.
Dia menyebut, korban terjatuh berdasarkan keterangan saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP) diduga karena dampak gempa bumi yang berkekuatan 6,6 magnitudo yang mengguncang wilayah Kota Ternate dan kabupaten lainnya di Maluku Utara.
"Kita belum bisa menyimpulkan, karena tim Reskrim Polres Ternate masih menyilidiki dengan memeriksa sejumlah saksi di lapangan untuk mengungkap penyebab terjatuhnya korban,"ujar Kasi Humas Polres Ternate.
Baca Juga: Anak Dengan Down Syndrome Azizah Nurul Sabrina Wakil Makassar Pada Liga Talent Indonesia
Tower yang berada tepat di sisi utara Gereja Ayam, Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate tersebut diketahui sedang dibongkar oleh korban asal Makassar, Sulawesi Selatan itu bersama beberapa tenaga kerja lainnya.
Sementara, Faisal seorang warga yang juga security Maybank kepada wartawan mengaku melihat korban saat terjatuh dari ketinggian yang diperkirakan sekitar 20 atau 30 meter tersebut. Ia mengatakan, korban pertama terjatuh usai gempa siang tadi.
"Iya pekerja ini setiap hari saya lihat aktivitas mereka dari jauh, nah pas tadi sempat saya lihat dia jatuh terjun begitu," kata Faisal.
Sementara warga lain menceritakan, melihat insiden tersebut saat itu korban dalam kondisi terjepit besi di atas tower. Lanjut warga, bahwa korban juga sempat berteriak, teman-teman korban pun sontak ikut berteriak meminta pertolongan.
"Jadi macam ada besi jatuh kena dia (korban), akhirnya meninggal kasihan," ungkap warga.
Baca Juga: Penyebab Gempa Bumi di Laut Maluku: Dipicu Deformasi Batuan Dalam Slab Lempeng Laut
Diketahui, jenazah telah dievakuasi ke RS Chasan Bosoeire Ternate oleh pihak kepolisian. Lokasi pun telah dilingkari garis polisi.
Berita Terkait
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Hina Indonesia Negara Miskin, Anco Jansen Kini Semprot Mees Hilgers Cs
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?