SuaraSulsel.id - Komitmen Pemerintah melalui Kementerian Agama untuk memberikan santunan kepada jemaah haji yang meninggal selama proses penyelenggaraan ibadah haji mendapat apresiasi dari ahli waris jemaah haji asal Kabupaten Pinrang Dalle Landaso Cadong yang meninggal dalam perjalanan pulang ke tanah air.
Taufik Akbar, anak menantu dari Dalle Landaso Cadong, mengatakan bahwa seluruh rangkaian prosesi pemulangan jenazah orang tuanya, mulai saat tiba di klinik Asrama Haji Sudiang Makassar hingga tiba di Kabupaten Pinrang tertangani dengan baik.
"Mewakili keluarga, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kanwil Kementerian Agama Sulsel, pihak Garuda, Petugas Kesahatan dan Kemenag Kabupaten Pinrang yang telah membantu kepulangan jenazah orang tua kami," ucap Taufik Akbar.
Selain santunan extra cover dari Garuda sebesar Rp125.000.000 Taufik mengungkapkan bahwa ahli waris keluarga juga menerima pengembalian seluruh Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp52.000.000
Baca Juga: Tempat Lumbung Padi, Jokowi Lagi-lagi Tunjuk Orang Asli Sulsel jadi Mentan
"Kira-kira satu minggu yang lalu pengembalian biaya perjalanan haji dari almarhum juga sudah diterima oleh keluarga, bahkan Jasa Raharja juga telah mensurvei untuk memberikan asuransi namun nominanlnya kami belum tahu," ungkap Taufik.
Taufik mengatakan bahwa santunan yang diberikan oleh Pemerintah sangat membantu keluarga dalam menghadapi situasi yang berat ini.
"Santunan ini sangat membantu kami dalam menghadapi situasi yang berat ini, terutama dalam hal biaya pengobatan dan pemakaman," ujar Taufik.
Garuda Wajib Bayarkan Santunan Rp125 Juta kepada Ahli Waris Jemaah Haji Wafat di Pesawat
Seluruh jemaah haji yang meninggal dalam coverage area pemberangkatan dan pemulangan akan mendapatkan santunan sebesar 125 juta rupiah. Hal ini sesuai dengan perjanjian yang tertuang dalam kerjasama Kemenag tentang asuransi extra cover.
Baca Juga: Biodata dan Profil Karina Dinda Lestari: Dokter Muda Istri Polisi, Eks Puteri Indonesia Sulsel
Hal ini disampaikan Ubay Ihsandi, salah satu dirkesi PT. Garuda Indonesia yang turut hadir pada prosesi penyerahan santunan extra cover kepada ahli waris almarhum di ruang rapat Kepala Kanwil Kemang Sulsel, Selasa 7 November 2023.
"Mudahan-mudahan ini bisa sedikit mengobati kedukaan dari keluarga almarhum," ungkap Ubay Ihsandi.
Santunan extra cover ini diberikan kepada ahli waris jemaah haji yang meninggal di pesawat. Santunan ini diberikan oleh maskapai penerbangan yang mengangkut jemaah haji.
Berita Terkait
-
Dicap Sombong, Adab Fuji ke Awak Media saat Lebaran Jadi Perbincangan: Tumben
-
Ziarah Makam Vanessa Angel saat Lebaran, Penampilan Fuji Jadi Perbincangan
-
CEK FAKTA: Presiden Prabowo Pakai Dana Haji untuk Lanjutkan Bangun IKN
-
Kak Seto Ungkap Pemicu Siswa SMA Sodomi 16 Anak di Pinrang: karena Tekanan yang Selalu Berat
-
Siswa SMA di Pinrang Jadi Pelaku Sodomi, KPAI Minta Proses Hukum Tetap Pakai UU Peradilan Anak
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka