SuaraSulsel.id - Kapten PSM Makassar Willem Jan Pluim atau Wiljan Pluim mengaku hendak pulang kampung ke Belanda. Itu jika manajemen Juku Eja memutus kontraknya.
Hal tersebut dikatakan Pluim saat melakukan sesi wawancara dengan akun Appi TV di youtube, beberapa waktu lalu. Video itu viral kembali usai PSM Makassar resmi memecat Wiljan Pluim, Minggu, 9 Oktober 2023.
"Kita memutuskan untuk balik (ke Belanda) karena keluarga ada di sana," ujar Pluim.
Penyerang tengah PSM itu mengatakan sangat suka tinggal di Indonesia, apalagi di Bali, tempat impian bagi semua orang asing. Namun menurutnya lebih baik jika ia, istri dan anaknya kembali ke Belanda.
Wiljan Pluim kemudian menegaskan akan kembali ke Belanda setelah kontraknya dengan PSM Makassar selesai pada 2024.
"Setelah itu berakhir, aku akan berhenti bermain bola," tuturnya.
Ia juga mengaku tidak pernah memikirkan untuk pindah ke klub lain. Ia sangat menyukai PSM Makassar. Salah satu alasannya karena kekompakan suporter Pasukan Ramang.
Walau menurutnya ada banyak hal menyedihkan yang dilaluinya selama bergabung dengan tim Juku Eja. Seperti pada musim 2021-2022 lalu, PSM nyaris terdegradasi.
Lalu, PSM juga harus bolak-balik ke Parepare saat melakoni laga kandang. Namun, semua pemain dan manajemen saling menguatkan di tengah keterbatasan itu.
Baca Juga: Rekor Gol Impresif Wiljan Pluim di PSM Makassar: 52 Gol Dalam Perjalanan Karir Mengagumkan
"Kalau ingat musim sebelumnya sangat menyedihkan," sebutnya.
Dipecat PSM Makassar
Diketahui PSM Makassar mengontrak Wiljan Pluim dengan nilai Rp5,2 miliar musim ini. Namun, klub memutuskan untuk memecatnya dengan alasan faktor usia.
Hal tersebut ditegaskan Founder Bosowa Corps selaku sponsor utama PSM, Aksa Mahmud.
Aksa menegaskan pemain asal Belanda itu punya kemampuan yang tak lagi bisa dipertimbangkan. Ia bahkan sudah tidak bisa berlari kencang, padahal pemain tengah.
"Pluim sudah tua. Tidak bisa lari padahal dia center forward. Dia berada di tengah, tidak bisa lari," ujar Aksa, Minggu, 8 Oktober 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes