SuaraSulsel.id - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo diduga terlibat pusaran korupsi.
Atas dasar tersebut kemarin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas di di Jalan Widya Chandra V nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2023) malam.
Syahrul Yasin Limpo diduga terlibat kasus korupsi di Kementrian Pertanian.
Seperti diketahui saat ini KPK memang sedang fokus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi yang ada di lingkungan Kementerian Pertanian.
Diduga pada instansi tersebut kecurangan terkait mutasi jabatan di kementerian yang dipimpin oleh Sayhrul Yasin Limpo.
Namun hingga saat ini KPK belum memberikan keterangan mengenai dugaan korupsi yang ikut menyeret politisi Partai NasDem itu.
Tak hanya Syahrul Yasin Limpo, dua adik SYL ini juga terjerembab di dalam pusaran korupsi.
Total ada tiga orang dari keluarga besar Limpo yang tersandung kasus korupsi.
Siapa saja?
1. Haris Yasin Limpo
Belum lama ini, mantan Direktur Utama PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di PDAM Kota Makassar per tanggal 11 April 2023.
Penyidik menemukan bukti-bukti sah yang menunjukkan keterlibatan Haris Yasin Limpo dan mantan Direktur Keuangan PDAM Makassar, Irawan Abadi, dalam kasus ini. Akibat perbuatan mereka, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 20 miliar.
"HYL dan IA ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mendapatkan minimal dua alat bukti serta telah keluarnya penghitungan kerugian keuangan negara sesuai pasal 184 ayat (1) KUHAP," kata Kasi Pidsus Kejati Sulsel, Yudit Triadi dalam konferensi pers belum lama ini.
Haris dan Irawan dijerat dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
2. Dewie Yasin Limpo
Berita Terkait
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Terbukti Rugikan Negara Rp2,2 Miliar, Mantan Rektor Unsrat Ellen Kumaat Divonis 1 Tahun Penjara
-
Dibuat dengan Teknologi Laser, Inilah Rahasia di Balik Sempurnanya Kiswah Ka'bah Terbaru
-
Diguncang 71 Kali Gempa Susulan, Pemkot Palu Tutup Jembatan Palu III
-
Heboh Isu Pesta Narkoba di Lapas Makassar, Ini Klarifikasi Ditjenpas Sulsel
-
6 Bulan Gaji 2.577 PPPK Paruh Waktu Sultra Baru Dicairkan