SuaraSulsel.id - Atlet pentathlon asal Sulawesi Selatan Sri Wahyuni merebut medali perak pada "Korean Open Internasional Modern Pentathlon" di Korea Selatan, Minggu 13 Agustus 2023.
Ketua Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Sulawesi Selatan (SulseL) Diza Ali saat dihubungi mengaku bersyukur dan bangga dengan keberhasilan atlet binaannya menorehkan prestasi di ajang internasional.
Sri Wahyuni adalah satu dari lima atlet yang diberangkatkan Pengurus Pusat MPI untuk mengikuti pemusatan latihan sekaligus berlaga di kejuaraan junior di Korea Selatan.
Kelima atlet tersebut terdiri dari satu atlet senior dan empat atlet junior putra dan putri.
Selain Sri, terdapat satu atlet dari Sulsel yang juga turut dikirim ke Korea Selatan yaitu Yusri. Namun, atlet senior itu tidak turun di kejuaraan tersebut karena kejuaraan yang juga diikuti sejumlah negara seperti Kirgistan dan Khazakhstan serta tuan rumah Korea Selatan itu ditujukan untuk junior.
"Sri Wahyuni berhasil meraih perak dari nomor individual. Kita berharap para atlet yang turun bisa semakin termotivasi pada pertandingan selanjutnya," ujar Yusri yang turut dikonfirmasi dari Korea Selatan.
Ia menjelaskan, Indonesia masih berpeluang menambah medali karena masih akan menjalani pertandingan pada Senin (14/8).
"Untuk pertandingan besok (Senin) masih ada beberapa nomor yang kita ikuti yakni mix relay women dan final mix relay men," ujarnya.
Sementara itu, latihan gabungan di Korea Selatan ditujukan untuk peningkatan kualitas atlet sebelum bertanding di Asian Games Hangzhou, China, pada September.
Baca Juga: 4 Situasi Mencekam Selama Jambore Dunia, Korsel Didera Bencana Bertubi-tubi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Beban Infrastruktur Membengkak, Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja