Danau Tempe terbentuk akibat adanya aktivitas tektonik di masa lampau akibat subduksi lempeng tektonik Eurasia dan Australia.
Dulunya, danau tempe adalah cekungan sungai besar yang membelah Sulsel. Namun, pada akhir zaman es sekitar 20.000 tahun lalu, air laut naik ke permukaan dan menjadikan wilayah itu sebagai perairan.
Danau tempe jadi muara 13 sungai dari tiga kabupaten. Menjadikan danau ini dihuni oleh sejumlah spesies ikan langka.
Setiap tahunnya, pemerintah menggelar event Festival Danau Tempe untuk menarik wisatawan baik dari mancanegara maupun lokal.
3. Danau Sidenreng
Danau Sidenreng di Kabupaten Sidrap juga merupakan danau yang terbentuk di zaman prasejarah. Masyarakat percaya danau ini berhubungan dengan kisah 8 keturunan dari raja Sangalla, Tana Toraja.
Dalam kitab lagaligo diceritakan delapan keturunan raja ini memutuskan untuk membuat pemukiman di sekitar danau. Kampung di tepi danau ini kemudian dinamakan Sidenreng.
Sidenreng atau Sirenreng bermakna bergandeng tangan. Oleh masyarakat sekitar kerap jadi tempat upacara adat oleh masyarakat.
Danau ini terbentuk secara alami akibat pergeseran lempeng bumi. Akibatnya terjadinya patahan yang membentuk cekungan dan membentuk danau.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Lampung Barat yang Paling Populer, Eksotisme Danau Ranau Jadi Daya Tarik
Danau Sidenreng terbilang cukup unik sebab dikelilingi oleh pegunungan-pegunungan yang ada di Sulawesi Selatan.
4. Danau Towuti
Danau Towuti terletak di Kabupaten Luwu Timur. Kedalamannya mencapai 203 meter dengan luas 561 km.
Danau Towuti terbentuk dari patahan akibat aktivitas tektonik yang terjadi pada masa Pliosen. Di tengahnya ada berdiri tiga pulau yakni Pulau Loeha, pulau Bolong, dan Pulau Kembar.
Pulau Towuti jadi danau air tawar terbesar di kedua di Indonesia setelah danau Toba di Sumatera Utara.
5. Danau Mahalona
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar